Banner v.2

Warga Gerumbul Karet Swadaya Tinggikan Parapet Lagi

Warga Gerumbul Karet Swadaya Tinggikan Parapet Lagi

Warga di Gerumbul Karet kembali swadaya pengecoran peninggian parapet Sungai Angin, Minggu (9/10) paska terjadi luapan banjir.-FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Warga Gerumbul Karet Kelurahan Sumpiuh Kecamatan Sumpiuh gotong royong penanganan bencana alam banjir, Minggu (9/10). Terdampak hujan intensitas tinggi disertai angin, Sabtu (8/11) malam.

Warga setempat Sarimin mengatakan kembali dilakukan kerja bakti secara swadaya pengecoran peninggian parapet Sungai Angin. Sebab, masih terjadi luapan banjir.

"Warga menyisihkan uang hasil panen padi untuk biaya peninggian tanggul. Ada juga warga yang donasi berupa material," kata Sarimin di lokasi.

Warga menambah parapet setinggi 22 cm. Guna mengantisipasi terjadinya luapan ketika debit air meningkat saat hujan intensitas tinggi. Tercatat dalam kurun waktu Oktober sampai tadi malam sudah empat kali terjadi banjir.

BACA JUGA:Pendangkalan Sungai Kaliyasa Jadi Faktor Utama Penyebab Banjir di Wilayah Perkotaan Cilacap

Padahal pemerintah pusat telah menggelontorkan anggaran senilai Rp 23 miliar untuk pembangunan parapet Sungai Angin pada tahun anggaran 2023 lalu. Namun, warga masih menjadi langganan banjir dan merasakan was-was setiap hujan deras.

"Kami berharap ada penanganan lanjutan untuk kedepannya untuk antisipasi luapan banjir," ujar Sarimin.

Relawan TAGANA Banyumas Ngadirin mencatat luapan Sungai Angin merendam empat rumah warga di Gerumbul Karet. Lainnya, menggenangi halaman dan pekarangan.

Hari ini, warga juga gotong royong evakuasi pohon tumbang. Ngadirin mencatat dua rumah warga terdampak. Di RT 5 RW 4, kamar mandi rusak tertimpa pohon nangka.

BACA JUGA:Dipenuhi Serangga Lembayang, Puluhan Sepada Motor Tergelincir dan Jatuh di Jembatan Sungai Klawing Pasren

"Dapur warga di RT 2 RW 4 mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon waru. Beberapa warga juga meminta dilakukan penebangan pohon yang berpotensi tumbang," tandas Ngadirin. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: