Motor Tabrakan, Satu Meninggal
OLAH TKP : Anggota Unit Laka Satlantas Polres Banyumas melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan.Unit Laka Satlantas Polres Banyumas
PURWOKERTO- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Impres yang menghubungkan Margasana-Purwojati Sabtu (16/3) lalu. Satu korban meregang nyawa dalam kecelakaan Di Desa Margasana, Jatilawang tepatnya 100 meter utara lapangan bola.
Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK melalui Kanit Laka Satlantas Ipda Rohmat Widodo SH mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi antara motor Beat nopol R 5811 VJ dengan motor Grand nopol R 4807 VH.
"Sepeda motor Beat dikendarai oleh Agil Fery Fauzi (22) warga Purwojati. Sedangkan motor Grand dikemudikan oleh Warsim (56) warga Purwojati," ujarnya.
Menurut keterangan saksi yang berhasil dihimpun, lanjut Kanit Laka, kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 13.00. Mulanya, sepeda motor Beat melaju dari selatan ke utara dengan kecepatan sekira 50-60 kilometer per jam.
Saat melaju di jalan yang sempit itu, sepeda motor Beat melaju terlalu ke kanan. Di saat bersamaan, ada motor Grand melaju dari arah berlawanan, utara ke selatan, di jalurnya.
"Karena jarak sudah dekat, kedua pengendara tak dapat menghindar. Kecelakaan pun terjadi di jalur yang relatif ramai tersebut," jelas Rohmat.
Akibat benturan antara dua kendaraan, kedua pengendara pun terlempar dari motornya masing-masing. Kecelakaan ini mengakibatkan kedua pengendara mengalami luka di beberapa bagian tubuh.
"Pengendara motor Beat mengalami luka memar di dada kiri, telinga dan hidung mengeluarkan darah patah tulang tangan kiri dan memar di bahu. Saat warga datang menolong, korban sudah tak sadarkan diri dan setelah dicek oleh petugas, ternyata korban meninggal dunia," ungkap dia.
Sementara itu, satu pengendara motor lainnya hanya mengalami luka ringan. Warsim pria paruh baya pekerja swasta pengendara motor Grand itu, mengalami luka lecet kaki kanan dan perut kanan atas nyeri.
"Warga membawanya ke Puskesmas Jatilawang, namun kemudian dirujuk ke RS Siaga Medika Banyumas agar mendapat perawatan medis secara intensif," terang Kanit Laka.
Menurutnya, kecelakaan ini diduga akibat kecerobohan pengendara motor Beat. Pasalnya, dia mengemudikan sepeda motor di jalur impres dengan kecepatan cukup tinggi.
"Diduga akibat kurang hati-hatinya pengendara Beat, sehingga dia melaju sampai ke jalur dari arah berlawanan. Sehingga, ketika ada kendaraan lain di jalur berlawanan, tidak sempat menghindar yang berujung kecelakaan," imbuh Rohmat. (mif)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
