Banner v.2

Dapur MBG Salurkan Menu ke Luar Wilayah Kecamatan

Dapur MBG Salurkan Menu ke Luar Wilayah Kecamatan

Forkompimcam Sumpiuh menggelar rapat koordinasi melibatkan lintas sektoral dan berbagai pihak terkait MBG, Rabu (1/10) di Pendopo Surya Kusuma Yuda. -FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Tercatat enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sedang dalam proses pendirian di wilayah Kecamatan Sumpiuh. Sedangkan yang telah berjalan menyalurkan menu ke penerima manfaat ada dua SPPG.

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Sumpiuh menggelar rapat koordinasi terkait program MBG. Kegiatan melibatkan lintas sektoral, pengelola dapur dan pihak terkait lainnya, Rabu (1/10).

"Menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Bupati, kami mengadakan koordinasi di wilayah kecamatan sebagai upaya perbaikan setelah adanya kasus MBG," papar Camat Sumpiuh Ahmad Suryanto.

Diskusi panjang terjadi terkait dengan data total jumlah penerima manfaat MBG beserta rinciannya. Sebab, nantinya bakal dibagi untuk setiap SPPG atau dapur. Pemerintah Kecamatan Sumpiuh melaporkan terdapat sekira 15 ribu siswa TK/PAUD, SMP dan SMA sederajat, 3.600 kelompok B3 dan 1.400 santri pondok pesantren.

BACA JUGA:1.046 Siswa SMAN 1 Bukateja Cicipi MBG Perdana

Dari dua dapur yang telah operasional di wilayah Sumpiuh. Satu lokasi dapur berada di wilayah Kecamatan Kemranjen. Pemilik dapur Wati menyampaikan sebelum memutuskan menyalurkan MBG ke penerima manfaat pihaknya telah konsultasi ke pihak terkait.

Menurut Wati bahwa jarak dari dapur MBG ke penerima manfaat di wilayah Kecamatan Sumpiuh kurang dari enam kilometer dan masih di satu kabupaten. Dengan demikian, hal yang dilakukan sudah sesuai dengan peraturan.

"Setelah pertemuan ini, kita agendakan duduk bersama lagi dengan pengelola dapur MBG untuk sinkronisasi data. Bagaimana dapur yang dari luar wilayah kecamatan karena nanti ada enam dapur baru," kata Koordinator Korwil Dindik Sumpiuh Sutomo.

Koordinator Kecamatan Sumpiuh Badan Gizi Nasional (BGN) Rahadian Prasetyo menerangkan pihaknya menyepakati adanya koordinasi lanjutan untuk membahas kuota penerima manfaat masing-masing dapur. Sehingga, penyaluran MBG merata di seluruh desa/kelurahan hingga ke pelosok.

BACA JUGA:Ketua DPRD Kebumen Minta Evaluasi Menyeluruh Pelaksanaan MBG

Pelayanan untuk satu dapur MBG mencakup siswa TK/PAUD, SD, SMP, SMA sederajat. Juga, santri di pondok pesantren serta kelompok balita, ibu hamil dan menyusui (B3).

"Dapur MBG yang sudah operasional, ada perubahan kuota penerima manfaat menyesuaikan dengan jumlah dapur baru. Sedangkan, dapur yang lokasi di luar wilayah kecamatan keputusannya mau bagaimana, itu dikembalikan ke kecamatan," terang Prasetyo.

Forkompimcam Sumpiuh menyampaikan terima kasih kepada Pengelola Dapur dari Kemranjen karena telah memberikan pelayanan MBG. Sebab, hingga hari ini masih hanya satu dapur di Kecamatan Sumpiuh yang operasional. Sementara itu, terkait dengan kuota penerima manfaat nantinya. Akan dibahas kembali dalam pertemuan berikutnya. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: