Tradisi Maulid, Aboge Pinta Selamat dari Huru Hara
Penganut Islam Aboge di wilayah Banyumas timur menggelar tradisi selamatan dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad, Sabtu (6/9). -FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Penganut Islam Alif Rebo Wage (Aboge) di wilayah Banyumas timur melakukan do'a bersama memohon keselamatan dan keberkahan kepada Tuhan, Sabtu (6/9) Legi, bertepatan dengan 12 Rabiul Awal kalender Aboge.
Sesepuh Aboge Tarmono memimpin tradisi selamatan dan memaparkan kawilujengan di momen memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad. Dalam kesempatan tersebut, juga terselip do'a khusus atas kedamaian negeri.
Sebagaimana telah disampaikan oleh Tarmono di malam tahun baru 1 Muharam Hijriyah atau Sura lalu bahwa ketika terjadi huru hara apapun di tahun Dal ini. Besar harapan dari kaum adat agar memperoleh keselamatan dan dilindungi Tuhan.
"Betul, terjadi hara-huru. Selamatan Maulid Nabi sekaligus mendo'akan negara Indonesia umumnya, Pulau Jawa, Jawa Tengah dan Banyumas, khususnya Banyumas timur, agar diberi ketenteraman dan keselamatan," papar Tarmono.
BACA JUGA:Malam Satu Sura, Aboge Antusias Minum Banyu Patemon
Tarmono mengajak seluruh penganut Islam Aboge untuk tidak meninggalkan dan terus memegang teguh adat tradisi peninggalan leluhur. Wujud pengabdian dan ketulusan penyembahan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Hal tersebut lantaran apabila masih akan terjadi hura-hura dalam bentuk apapun di kemudian hari. Penganut Islam Aboge sudah berupaya senantiasa membentengi diri secara lahir dan batin dari mara bahaya. Meski bala tidak dapat ditolak karena bagian dari takdir Tuhan.
"Jangan sampai melalaikan adat tradisi. Sebab itu wujud dari doa, pinyuwunan kita kepada Tuhan," pesan Tarmono.
Selain itu, penganut Islam Aboge diminta untuk mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi Indonesia.
BACA JUGA:Selisih Dua Hari, 120 Jamaah Islam Aboge Desa Onje Baru Laksanakan Salat Idul Adha Hari Minggu
Sementara itu, penganut Islam Aboge di wilayah Banyumas timur membuat tumpeng lengkap dengan ingkung ayam untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad. Acara ditutup dengan kenduri makan bersama. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

