Tambah Rp 500 Juta Tangani Badan Jalan Kabupaten Longsor di Watuagung
Subkoordinator Pembangunan Jalan DPU Kabupaten Banyumas mengecek volume pekerjaan dinding penahan tanah tahap pertama di jalan kabupaten ruas Kamulyan-Watuagung.-RUSLI UNTUK RADARMAS-
Subkoordinator Pembangunan Jalan DPU Kabupaten Banyumas mengecek volume pekerjaan dinding penahan tanah tahap pertama di jalan kabupaten ruas Kamulyan-Watuagung. -RUSLI UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menambah anggaran untuk pekerjaan dinding penahan tanah di jalan kabupaten ruas Kamulyan-Watuagung Kecamatan Tambak.
Hal tersebut karena alokasi anggaran yang digelontorkan sebelumnya tidak mencukupi. Terdampak terjadinya tanah longsor pada badan jalan saat proyek sedang berjalan di sta 11+050.
"Pemerintah kabupaten menambah anggaran sekira Rp 500 juta supaya jalan berfungsi kembali seperti semula," jelas Subkoordinator Pembangunan Jalan DPU Kabupaten Banyumas Rusli Kurnia, Jum'at (11/7).
Pekerjaan tahap pertama di ruas jalan akses penghubung antar kabupaten yaitu Banyumas dan Banjarnegara itu disebut Rusli telah selesai. Tim melakukan pengecekan volume. Apabila telah sesuai maka provisional hand over (PHO) atau serah terima sementara.
BACA JUGA:Longsor di Kecamatan Alian, 20 KK Terisolir
Tambahan anggaran tersebut untuk pekerjaan tahap ke dua. Pembangunan dinding penahan tanah dilanjutkan. Selain itu, nantinya terdapat pengurugan tanah untuk mengembalikan jalan ke kondisi awal sebagaimana sebelum terjadi longsor.
"Kendala yang dihadapi faktor cuaca, karena tanahnya kalau hujan jadi gampang longsor, tanah jenuh air," sambung Rusli.
Lebih lanjut, Rusli menerangkan masih di jalan kabupaten ruas Kamulyan-Watuagung yakni jembatan afur atau saluran pembuangan amblas di sta 2+300. Tim sekaligus melakukan kajian teknis lapangan. Penanganan segera dikerjakan.
Pekerjaan infrastruktur di dua titik di ruas jalan kabupaten tersebut diupayakan dapat selesai bersamaan nantinya. Sehingga, lalu lintas terutama untuk perekonomian, pendidikan, kesehatan dapat kembali lancar.
Hingga kini, pengguna jalan yang melintas jalan kabupaten ruas Kamulyan-Watuagung masih memanfaatkan akses darurat yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

