Banner v.2

Pelamar Kerja Dapur MBG Pesantren Membludak

Pelamar Kerja Dapur MBG Pesantren Membludak

Proses seleksi karyawan Dapur MBG Pesantren diselenggarakan oleh yayasan kolaborasi dengan TNI Koramil 12 Tambak dan owner. Pelamar kerja sampai membludag di Aula Desa Karangpucung, Kamis (10/7). -FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pelamar pekerjaan program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Pesantren Kecamatan Tambak membludag. Tercatat sebanyak 102 orang mengikuti seleksi di Aula Desa Karangpucung, Kamis (10/7).

Mayoritas pelamar dalam keterangannya saat wawacara mengaku tertarik mendaftar ke Dapur MBG Pesantren untuk memperoleh pekerjaan. Guna menopang dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Salah satu pelamar Teguh Aditya (30) asal Desa Buniayu mengaku telah memiliki sejumlah pengalaman kerja sebagai pengantar makanan di tempat usaha di bidang kuliner. Oleh karena itu, termotivasi mendaftar pekerjaan di Dapur MBG Pesantren.

"Saat ini saya sedang menganggur, tidak bekerja. Jadi, mendaftar ke Dapur MBG," ujar Teguh.

BACA JUGA:Kebutuhan Dapur MBG Minimal 50 Unit, Tapi Baru Ada Baru 5 Dapur yang Beroperasi

Terpisah, Konsultan Yayasan Ade Anton Amriyono mengapresiasi antusiasme masyarakat di wilayah Kecamatan Tambak dan Sumpiuh yang telah melamar pekerjaan dan mengikuti serangkaian tahap seleksi karyawan Dapur MBG Pesantren.

Lantaran kuota karyawan yang tersedia di Dapur MBG lebih sedikit dari pelamar yang mendaftar. Praktis, sebagian besar pendaftar tidak lolos seleksi.

"Karyawan yang dibutuhkan untuk Dapur MBG Pesantren ada 47 orang. Bagi pelamar yang belum diterima jangan berkecil hati," terang Anton di sela kesibukannya.

Seleksi karyawan Dapur MBG Pesantren diselenggarakan yayasan kolaborasi dengan TNI Koramil 12 Tambak dan owner Kastur. Disebut Anton bahwa proses dilakukan secara transparan. Diantaranya menggali data diri pelamar, uji psikotes dan riwayat kesehatan.

BACA JUGA:Jangan Sampai Ada Komplain Terkait MBG di Kebumen

Pelamar pekerjaan Dapur MBG Pesantren dari beragam usia. Dari usia 18 tahun hingga kisaran 50 tahun. Pendidikan mayoritas pelamar yaitu sekolah menengah atas sederajat.

"Dapur MBG menyerap tenaga kerja, mengurangi angka pengangguran khususnya di wilayah Kecamatan Tambak," tandas owner Dapur MBG Pesantren Kastur. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: