Terindikasi Serangan Wereng, Petani di Kalisube Semprot Massal
Petani di Desa Kalisube melakukan penyemprotan massal untuk pengendalian hama wereng yang sudah terindikasi menyerang tanaman padi, Jum'at (4/7). -CIP SETIYADI UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Hama wereng menyerang tanaman padi di areal persawahan Desa Kalisube Kecamatan Banyumas. Terindikasi oleh petani dari pengamatan perubahan warna pada daun.
"Petani segera melakukan tindak lanjut dengan melakukan pengendalian hama wereng," kata Kepala Desa Kalisube Cip Setiyadi, Jum'at (4/7).
Petani yang tergabung dalam kelompok tani secara swadaya pengadaan obat. Melakukan penyemprotan massal untuk mengendalikan hama wereng.
Koordinasi dengan balai penyuluh pertanian juga dilakukan. Diantaranya terkait langkah pengendalian dan dosis penggunaan obat semprot.
BACA JUGA:Panen 2.000 Ton di Kalibening Diwarnai Ancaman Hama, Petani dan Pemerintah Siapkan Gropyokan Massal
"Dosis harus tepat. Dikhawatirkan kalau sampai melebihi atau terlalu tinggi, wereng menjadi kebal dan nantinya menyulitkan petani dalam pengendalian," sambung Cip.
Lebih lanjut Cip menceritakan di wilayah desanya di setiap musim tanam kedua memang memiliki riwayat kecenderungan terancam serangan hama wereng. Oleh karena itu, petani dihimbau selalu waspada.
Di setiap musim tanam kedua, petani supaya tidak lengah terhadap kondisi tanaman padi. Cip sejak awal menekankan dan mengigatkan kembali agar kelompok tani memberikan perhatian khusus sehingga apabila terindikasi wereng langsung dapat dikendalikan.
"Saat ini belum terjadi kerugian petani. Setelah hari ini penyemprotan, masih terus dilakukan pemantauan ketat. Jangan sampai dibiarkan, bisa berbahaya," tandas Cip.
BACA JUGA:Petani Desa Mernek Tak Lagi Tergantung Cuaca, Pertamina Hadirkan Pengering Tanpa Matahari
Tercatat dua kelompok tani yaitu Sida Mukti dan Margo Mulyo menyelenggarakan gerakan pengendalian hama wereng. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

