Banner v.2

Sedang Dibangun, Jalan Kembali Longsor

Sedang Dibangun, Jalan Kembali Longsor

BANYUMAS-Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Banjarparakan Kecamatan Rawalo sejak Selasa (26/9) siang sampai malam hari, menyebabkan jalan yang dalam tahap pembangunan kembali longsor. Saat ini, jalan penghubung antar dusun tersebut hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua dan pelaksanaan pembangunan talud dengan tiang pancang dihentikan sementara. Kepala Desa Banjarparakan, Yuningsih mengatakan, sejak bulan Agustus lalu, dilaksanakan pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pasca bencana di lokasi tersebut. Namun saat menunggu pasokan tiang pancang dalam proses pembangunannya, lokasi tersebut kembali longsor. "Tahun lalu lokasi yang sama longsor. Padahal akan dilaksanakan pengaspalan jalan, sehingga radius 50 meter dari lokasi tidak di aspal. Namun setelah bantuan turun pada tahun 2017 ini, kembali longsor padahal tinggal menunggu tiang pancang,"jelasnya, Rabu (27/9). Menurut dia, longsor susulan tersebut membuat akses warga terganggu. Bahkan kendaraan roda empat atau lebih tidak bisa melintas dan hanya bisa dilalui roda dua. "Saat ini jalan ditutup untuk kendaraan roda empat dan longsor susulan masih terjadi. Dan pengerjaan pembangunan oleh CV Bangkir Raya berhenti sementara karena sejak awal September pembangunan menunggu tiang pancang,"jelasnya. Dari plang pembangunan diketahui pembangunan rehabilitasi dan rekontruksi infrastruktur pasca bencana dilaksanakan oleh CV Bankir Raya dengan nilai kotrak sebesar Rp 333.333.000. Di Desa Gununglurah Kecamatan Cilongok, rumah Sahuri (30) warga RT 3 RW 2 Desa Gununglurah terkena longsoran tebing yang berada di belakang rumah, Selasa (26/9) malam. Akibatnya bangunan belakang jebol dan kerugian ditaksir mencapai Rp 3 juta. Kepala Desa Gununglurah, Khabib Syari menjelaskan, tebing setinggi lima meter yang berada di belakang rumah Sahuri longsor setelah hujan deras mengguyur wilayah Gununglurah sejak siang hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun kerusakan terjadi di bagian pagar rumah bagian belakang. "Pada Rabu (27/9), dilaksanakan pembersihan material longsor oleh warga, Pemdes, Tagana Banyumas dan Muspika. Material longsor berupa tanah dan batu. Sampai siang hari masih turun hujan sehingga kami menghimbau pemilik rumah untuk waspada,"jelasnya. (gus)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: