Banner v.2

Titik Longsor Di Desa Sawangan Belum Tertangani

Titik Longsor Di Desa Sawangan Belum Tertangani

BANYUMAS-Titik jalan ambles di Grumbul Gualangu Desa Sawangan Kecamatan Ajibarang sampai saat ini masih belum ditangani. Hal ini membuat aktivitas warga terganggu, terutama dalam kegiatan perekonomian. Kendaraan roda empat tidak bisa melintas. Padahal setiap hari warga mengandalkan transportasi roda empat untuk membawa hasil pertanian dan perkebunan. Kepala Dusun IV Nadan mengatakan, saat ini penanganan titik jalan ambles yang masuk dalam katagori jalan kabupaten belum ditangani. Namun, pihak Kabupaten melalui BPBD sudah melihat lokasi dan diharapkan akan segera ditangani secepatnya. "BPBD sudah melihat lokasi dan diharapkan ditangani segera. karena jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Padahal selama ini hasil pertanian dan perkebunan warga di Grumbul Gualangu selalu diangkut dengan roda empat. Praktis saat ini, aktivitas warga terganggu,"jelasnya, Kamis (30/3). Dari pengecekan tersebut, lanjut Nadan, jalan yang ambles akan dibangun talud dan pemasangan bronjong. Selain itu, warga yang berada di sekitar lokasi dihimbau untuk tetap waspada terutama dengan intensitas hujan yang tinggi. "Warga sudah dihimbau supaya tetap waspada, karena wilayah Gualangu merupakan wilayah perbukitan dan masuk peta rawan bencana longsor. Selain itu, pihaknya juga menggalakan ronda selain ronda keamanan dengan siskamling, juga ronda pemantauan wilayah. Jika ada tanda-tanda akan terjadi longsor, warga harus langsung mengungsi,"jelasnya. Sebelumnya, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Ajibarang sejak Jumat (23/9) tahun 2016, menyebabkan jalan masuk Grumbul Gualangu Desa Sawangan Kecamatan Ajibarang longsor pada Sabtu (24/9) pukul 03.00. Akibatnya, puluhan rumah yang berada di bawah tebing jalan terancam setelah retakan longsor mencapai 25 meter dan kedalaman 10 meter. Kepala Desa Sawangan Karsim AM mengatakan, sebelum longsor pada Minggu (4/12) sebelumnya juga terjadi tanah longsor yang mengancam jalan desa dan rumah warga. Untuk sementara pada longsoran terbaru warga sudah memasang tanda peringatan. (gus/bdg)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: