Banner v.2

Kirab dan Tasyakuran Adibuana Bhakti Sumpiuh Meriah

Kirab dan Tasyakuran Adibuana Bhakti Sumpiuh Meriah

SUMPIUH-Suasana Pendopo Kecamatan Sumpiuh tampak meriah saat diadakan kirab dan tasyakuran Adibuana Bhakti, Jumat (10/3). Pegawai kecamatan, para tokoh masyarakat, organisasi pemuda, hingga para pelajar tampak antusias mengarak Piala Adibuana Bhakti keliling kecamatan. Camat Sumpiuh berterimaksih kepada petugas kebersihan dan elemen masyarakat atas prestasi Adibuana-Bhakti. Piala ini merupakan simbol kemenangan Kecamatan Sumpiuh dalam lomba kebersihan dan kelestarian lingkungan 2016/2017 tingakat Kabupaten. Setelah kirab, masyarakat berkumpul di pendopo untuk berdoa dan makan bersama. Adibuana Bhakti adalah penghargaan yang diberikan oleh Pemkab Banyumas kepada kecamatan yang dinilai aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Penghargaan ini semacam Adipura, namun diselenggarakan oleh Pemkab Banyumas dengan peserta seluruh kecamatan di Kabupaten Banyumas. Ini merupakan pertama kalinya diadakan perlombaan Adibuana Bhakti. Perlombaan ini dibagi dalam 3 kategori, yaitu kecamatan besar, kecamatan sedang dan kecamatan kecil. “ Pada kategori kecamatan besar yang diikuti oleh 9 kecamatan, Alhamdulillah kamilah yang berhasil menjadi juara 1. Selain piala, kami juga mendapatkan piagam penghargaan, serta uang pembinaan kebersihan dan kelestarian lingkungan sebesar Rp. 150 juta," ujar Camat Sumpiuh, Abdul Kudus SIP. Prestasi ini tentunya merupakan keberhasilan berbagai pihak, antara lain, Camat dan jajarannya, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PU, Tim Bedah Lingkungan, serta yang paling utama adalah peran serta masyarakat Sumpiuh dalam menjaga lingkungan. Acara Kirab dan tasyakuran ini, sekaligus digunakan sebagai launcing “Sumpiuh Berhias”. Yaitu kependekan dari “ Sumpiuh Bersih, Hijau, Indah dan Asri”. Camat Sumpiuh menambahkan, untuk meraih penghargaan Adibuana Bhakti membutuhkan perjuangan yang panjang. Ia mengisahkan, saat 6 tahun lalu bertekad untuk merubah Kecamatan Sumpiuh menjadi Kecamatan yang “Berhias”. Camat beserta jajarannya tidak bosan untuk mengedukasi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. “Saya teringat saat 6 tahun lalu mengawali gerakan kebersihan dengan membeli 10 buah sapu adha (red. sapu lidi), kemudian saya bersama perangkat berkeliling untuk bersih lingkungan sambil mengajak masyarakat agar termotivasi ” Tambahnya. Berbagai gerakan “Sumpiuh Berhias” akan semakin gencar dilakukan, antara lain dengan menggiatkan Jumat bersih, bersih praja, pengelolaan sampah dengan baik dan benar, penghijauan, potisasi, dan tanamisasi. Selain itu Sumpiuh juga punya program untuk membuat lapangan olah raga menjadi taman yang indah, tanpa mengurangi fungsinya sebagai sarana olah raga. (cak/adv)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: