Banner v.2

Banjir Bandang, Warga Lumbir Terseret Arus

Banjir Bandang, Warga Lumbir Terseret Arus

LUMBIR-Beberapa warga Cirahab Kecamatan Lumbir "terseret arus" sungai di Grumbul Katangasem. Warga bersama Tagana Banyumas membentuk lima tim untuk melakukan evakuasi warga yang hanyut tersebut dan warga yang hanyut bisa diselamatkan. Kejadian itu bukanlah banjir yang sebenarnya, melainkan kegiatan simulasi penanganan bencana yang dilaksanakan warga bersama Tagana. Dengan kondisi wilayah yang rawan bencana seperti tanah longsor, banjir bandang dan angin kencang, ratusan warga Desa Cirahab Kecamatan Lumbir mengikuti pelatihan Satuan Tugas Kaji Cepat Bencana dan Gladi Lapang Simulasi Penanganan Bencana Alam bersama dengan 50 Anggota Tagana Banyumas selama dua hari sejak Kamis-Jumat (23-24/2) di Desa Cirahab Lumbir. Komandan Tagana Banyumas H Ady Candra yang juga menjadi Dantim Instruktur mengatakan, kegiatan pelatihan diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam "Ada juga materi manajemen dan praktek dapur umum. Materi diberikan oleh BPBD, Orari, PMI dan Muspika Lumbir. Pemberian materi kemudian dilanjutkan dengan praktek di sungai dengan simulasi warga terbawa arus dan simulasi berjalan lancar dengan fungsi masing-masing tim melaksanakan tugas dengan baik,"jelasnya. Sementara itu, Kasi Perlindungan dan Jaminan Sosial mewakili Dinsospermasdes Nur Sariyati mengatakan, kegiatan pelatihan diikuti semua lapisan masyarakat di Desa Cirahab. Diharapkan dengan pelatihan kesiapsiagaan bencana warga dapat menangani bencana di awal kejadian dan usai kejadian. "Selama dua bulan ini, di wilayah Lumbir terjadi bencana alam mulai dari banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang. Di desa Cirahab sendiri terjadi bencana pohon tumbang akibat angin kencang. Diharapkan, warga dapat menghadapi setiap kejadian dan mempunyai bekal di dalam melaksanakan kesiap siagaan bencana tersebut,"pungkasnya.(gus/bdg)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: