Rumah Pengusaha Patikraja Dirampok
Korban Ditodong Pistol Air Shoftgun
PATIKRAJA - Komplotan perampok bersenjata api menyatroni rumah Darsito (30), pengusaha udang rebon di Dusun Mbulu, Desa Kedungarandu, Kecamatan Patikraja, Kamis (21/4) sore. Selain menggasak mobil dan barang berharga, korban juga mengalami penganiayaan hingga mengalami luka.
Menurut informasi yang dihimpun Radarmas, pelaku yang diperkirakan berjumlah empat orang datang ke rumah korban menggunakan mobil Daihatsu Terios warna putih sekitar pukul 16.30. Begitu tiba pelaku langsung merangsek ke rumah korban dan menuju kamar korban.
Salah satu pelaku yang diduga dikenal korban, langsung menodongkan pistol ke kepala korban. Kemudian pelaku memukul kepala korban menggunakan gagang pistol. Sementara tiga pelaku lainnya lalu menganiaya korban hingga korban mengalami luka pada beberapa bagian tubuhnya. Melihat korbannya tidak berdaya, pelaku membawa kabur mobil Mitsubishi L300 yang diparkir di depan rumah korban.
Setelah sekitar 15 menit melakukan aksinya, kawanan perampok meninggalkan rumah korban. Mereka juga menggondol tiga buah telepon genggam milik korban. Akibatnya, korban mengalami kerugian yang ditaksir senilai Rp 88 juta.
Setelah kawanan perampok pergi, korban segera melapor ke Mapolres Banyumas. Tak berselang lama anggota reskrim datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa pistol air softgun, kaos milik korban dan raket yang diduga untuk menganiaya korban.
Kasat Reskrim Polres Banyumas AKP Andi Kadesma melalui KBO Reskrim Iptu Benny Timor menjelaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Sementara kami masih memeriksa saksi. Mobil juga sudah kami lacak dan pelaku juga sudah kami ketahui identitasnya. Dari penuturan korban, kemungkinan motifnya hubungan bisnis," ujar Benny kepada Radarmas, Jumat (22/4) kemarin.
Sementara saat Radarmas mencoba mendatangi rumah korban, rumah korban terlihat kosong. Bangunan rumah yang menyerupai gudang tersebut terlihat sepi. Beberepa tetangga sekitar menolak untuk memberikan keterangan. Hanya menurut mereka, keluarga korban meninggalkan rumah tersebut sejak kejadian perampokan itu. (ali/acd)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

