Diurug, Jalan Asinan Kini Bisa Dilalui
PAKAI ALAT BERAT: Alat berat dikerahkan untuk memperbaiki Jalan Asinan yang ambles karena tanah gerak. Perbaikan jalan akan kembali dilanjutkan pada Jumat (25/3). (ISTIMEWA)
BANJARNEGARA - Jalan di Desa Asinan Kecamatan Kalibening kini bisa dilalui kendaraan. Sebelumnya akses terputus karena tanah gerak.
Dalam musibah tanah gerak, tak hanya menyebabkan jalan ambles. Sebanyak 10 rumah warga yang terdampak tanah gerak.
Danramil Kalibening Kapten Indaryanto mengatakan, jalan saat ini telah bisa dilalui secara darurat. Sebab telah dilakukan pengurugan dengan alat berat dan kerja bakti. Dengan menggunakan alat berat eksavator, pekerjaan menjadi lebih cepat selesai.
“Roda dua dan roda empat sudah bisa lewat setelah tadi dilakukan pengurugan meski masih darurat,” kata dia, Kamis (24/3).
Penanganan belum selesai dan kerja bakti akan dilanjutkan kembali pada Jumat (25/3). “Besok (hari ini, Red) akan disempurnakan lagi dengan pengurugan dengan sirtu dan makadam. Agar jalan lebih langsam dan tidak licin," terangnya.
Dijelaskan, dalam tanah gerak ada 10 rumah warga yang mengalami kerusakan. Yakni milik Sukoyo Siwo, Nanti, Musti Mistoyo, Tuhri Suardi, Misko Ratmoko, Zabidi, Tuhan Tuheni, Puji Niroji, Nasirin dan Mislam Samsudin.
Sebelumnya, penghuni 10 rumah tersebut diminta mengungsi.
Namun saat ini warga yang semula mengungsi, pada siang hari diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing. Namun pada malam hari diminta mengungsi ke rumah saudara.
https://radarbanyumas.co.id/hujan-lebat-picu-13-bencana-alam-di-banjarnegara/
“Mengungsinya di rumah saudara yang rumahnya dekat. Jadi masih di sekitar rumahnya,” terangnya.
Lebih lanjut dikatakan, warga diminta mengungsi pada malam hari untuk mengantisipasi kemungkinan tanah kembali bergerak pada malam hari.
“Saat ini pergerakan tanah telah berhenti,” jelasnya. (drn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

