Berkat Film, Tradisi Ngelik Sholawat Mulai Dilirik
DIBUAT FILM: Adegan film Tradisi Ngelik, Sholawat Jawa.
BANJARNEGARA - Tradisi Ngelik Sholawat Jawa kini hampir punah. Untungnya, sejumlah masyarakat tertarik untuk melestarikan kesenian tradisional tersebut.
Kegiatan pelestarian budaya melalui film ini diprakarsai Program Organisasi Penggerak (POP) Yayasan Sahabat Muda Indonesia (YSMI) bergotong royong dengan Direktorat Jenderal GTK Kemendikbudristek.
Guru sasaran POP dari SMPN 2 Karangkobar, Eko Yuwono mengatakan, kesenian tradisional NgelikSholawat Jawa telah difilmkan sebagai media pembelajaran. Pembuatan film dilatarbelakangi kesenian tersebut yang hampir punah.
"Tadinya tradisi ini hampir punah. Tapi begitu kami membuat filmnya, dan kabarnya cukup viral, sekarang beberapa anak muda jadi tertarik dengan Ngelik, terutama di Desa Pagerpelah Kecamatan Karangkobar. Bahkan di desa lain juga ada yang tertarik untuk belajar Ngelik. Namun ada kendala, utamanya alat dan pendanaan," kata Eko, kemarin.
Ngelik adalah sholawatan terhadap Rosululloh yang disertai dengan bahasa Jawa dengan nada tinggi. Harapannya agar sampai pada Allah Yang Maha Tinggi.
Ngelik adalah sebuah budaya untuk mengungkapkan rasa cinta terhadap Rosul. Zaman dahulu, kesenian ini biasa dipentaskan saat Maulid, Rajaban bahkan saat HUT RI.
Eko mengatakan tujuan membuat film "Ngelik, Sholawat Jawa" yaitu sebagai bahan pembelajaran, pasca dirinya membuat film tentang tradisi Ngelik untuk POP. Dia mengatakan saat ini banyak anak-anak muda yang menjadi tertarik dan berlatih tradisi Ngelik.
https://radarbanyumas.co.id/libur-maulid-nabi-digeser-ke-20-oktober-2021/
Ketua Umum YSMI Heni Purwono menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah juga akan turun ke Banjarnegara untuk meninjau beberapa bangunan yang diduga cagar budaya.
"Semoga hal ini menggerakkan Pemkab dan juga DPRD Banjarnegara untuk segera membuat Perda Cagar Budaya. Kekayaan cagar budaya Banjarnegara luar biasa, sayang jika tidak ada Perda yang melindunginya," pungkasnya. (drn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

