Pemkab Banjarnegara Terima Deviden Rp 15,1 M
SAMBUTAN: Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin memberikan sambutan, Rabu (8/12).
BANJARNEGARA - Pemkab Banjarnegara pada tahun buku 2021, menerima deviden sebesar Rp 15,1 miliar. Deviden dari Bank Jateng, telah masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).
RKUD merupakan rekening tempat penyimpanan uang daerah yang ditentukan oleh kepala daerah, untuk menampung seluruh penerimaan daerah dan membayar seluruh pengeluaran daerah pada bank yang ditetapkan.
Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin mengatakan, deviden yang diterima secara riil mencapai angka Rp 15,1 miliar. "Jumlah yang cukup besar," kata dia di sela-sela acara Optimalisasi Deviden, Rabu (8/12).
Pada kesempatan ini, Syamsudin juga mengajak ASN untuk memanfaatkan fasilitas pinjaman dari bank milik daerah ini.
Syamsudin berharap, lembaga keuangan memberikan peluang terbaik, terutama bagi masyarakat ekonomi lemah.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Banjarnegara Yuli Prabowo mengatakan, sebagai bank milik daerah, Bank Jateng ikut berperan dalam pembangunan di Banjarnegara.
https://radarbanyumas.co.id/tahun-ini-banjarnegara-tanpa-apbd-perubahan-melewati-batas-waktu-pengesahan/
"Kami menggugah ASN lewat Bapak Bupati selaku pemegang saham untuk bisa mengoptimalkan, manakala ada kebutuhan untuk investasi, modal kerja dan lain sebagainya untuk ke Bank Jateng," ungkapnya.
Yuli menegaskan, laba Bank Jateng tidak akan keluar dari Jawa Tengah.
"Pasti akan kembali ke Banjarnegara sesuai share saham yang dimiliki. Tadi sudah dijelaskan Bapak Bupati, tahun 2021 Rp 15,1 miliar. Itu rentabilitasnya (kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba) atau kalau disetarakan dengan deposito 21 persen. Sampai saat ini belum ada deposito yang bunganya sampai 21 persen. Adapun total deviden yang telah diterima sampai 2021 adalah Rp 98 miliar. Modalnya sementara adalah Rp 73 miliar. Sehingga modal yang ada sudah tersalip dengan deviden yang diperoleh," urainya. (drn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

