Banner v.2

Kasus DB Alami Peningkatan di Banjarnegara, Oktober Sudah 15 Kasus, Rumah Sakit Beri Ikan Cupang

Kasus DB Alami Peningkatan di Banjarnegara, Oktober Sudah 15 Kasus, Rumah Sakit Beri Ikan Cupang

BAGI CUPANG: Pembagian ikan cupang sebagai predator alami larva nyamuk aedes aegepty penyebab demam berdarah. DARNO/RADARMAS BANJARNEGARA - Kasus demam berdarah meningkat sejak Juli lalu. Nyamuk Aedes aegepty penyebab demam berdarah berkembang sangat cepat. Untuk pencegahan penyakit tersebut, Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara membagikan ikan cupang kepada keluarga pasien dan rumah warga. Direktur RSI Banjarnegara dr Agus Ujianto SpB mengatakan, ikan cupang diyakini ampuh memberantas jentik atau larva nyamuk Aedes aegepty penyebab demam berdarah. “Memasuki musim penghujan, kita harus mewaspadai serangan nyamuk aedes aegepty. Mencegahnya dengan cara non kimia atau alamiah. Kami meyakini ikan cupang selain indah warnanya juga ampuh membasmi larva nyamuk demam berdarah,” kata Agus, Kamis (11/11). Dari data yang ada, pasien demam berdarah di RSI Banjarnegara mengalami peningkatan. Sejak Juli sebanyak delapan kasus, Agustus sembilan kasus, September 17 kasus, dan Oktober 15 kasus. Diketahui, nyamuk aedes aegepty berkembang biak sangat cepat dengan bertelur setiap tiga hari, dengan menghasilkan hingga 400 telur. https://radarbanyumas.co.id/dbd-masih-mengintai-purbalingga-42-kasus-hingga-oktober-warga-sempat-tolak-fogging/ Dia berharap ikan cupang yang dibagikan kepada keluarga pasien di rumah sakit dan masyarakat umum, bisa mencegah terjadinya demam berdarah. Selain itu dilakukan sosialisasi sebagai bentuk pencegahan penyebaran penyakit. Petugas juga ikut melakukan cek ke rumah warga. Diantaranya di bak penampungan air bersih, karena nyamuk senang berkembang biak di air bersih. (drn)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: