10 Menit Mencekam Sebelum Padam Saat Rumah Warga Wanayasa Terbakar
LUDES: Rumah salah satu warga Kecamatan Wanayasa ludes terbakar hanya dalam waktu 10 menit. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
BANJARNEGARA - Rumah warga RT 2 RW 2 Desa Suwidak, Kecamatan Wanayasa terbakar, Senin (4/10) pukul 12:20 WIB. Kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik.
Perangkat Desa Suwidak Kecamatan Wanayasa, Nirdiyanto mengatakan, dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik. Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di ladang.
Api berasal dari atap, dekat kamar mandi dan para tempat penyimpanan jagung. Api dengan cepat menjalar dan menimbulkan kebakaran. Atap yang terbakar jatuh ke bawah dan mengenai benda yang mudah terbakar.
Nirdiyanto yang juga Koordinator Evakuasi dan Mitigasi Bencana Destana Desa Suwidak ini menjelaskan, rumah yang terbakar yakni milik Harsono. Saat kejadian, pemilik rumah sedang bekerja di ladang.
https://radarbanyumas.co.id/motor-meledak-di-banjarnegara-sapi-ternak-terpanggang-hidup-hidup/
Sedangkan ibu korban Mbah Tarsono dan Niwan (anak Harsono) yang sedang di rumah. Tanpa diduga, tiba-tiba ada api dari atap para atau tempat penyimpanan jagung. Api diduga disebabkan konsleting listrik. Kemudian Miwan keluar membawa motor dan Mbah Tarsono keluar menyelamatkan diri.
Setelah mengeluarkan sepeda motor, Niwan berusaha masuk lagi untuk menyelamatkan barang-barang di dalam rumah. Namun api sudah membesar dan membakar rumah beserta isinya.
Dia mengatakan, kebakaran berlangsung antara tujuh sampai 10 menit. Warga berusaha memadamkan api sekaligus mencegah agar kebakaran tidak merembet ke rumah lain.
"Untungnya di dekat situ ada kolam, jadi api tidak sampai merembet ke rumah yang ada di sebelahnya," paparnya.
Kasat Pol PP Banjarnegara, Esti Widodo mengatakan, di wilayah atas atau utara Banjarnegara belum ada unit pemadam kebakaran. Sehingga jika terjadi kebakaran di wilayah Banjarnegara bagian atas tidak terjangkau mobil pemadam kebakaran. Pihaknya berharap dibentuk unit pemadam kebakaran di wilayah utara. (drn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

