Retribusi Kios Diusulkan Gratis di Terminal Tipe B Banjarnegara
TUTUP: Sejumlah kios di Terminal Tipe B Banjarnegara tutup. (DARNO/RADARMAS)
BANJARNEGARA - Kondisi terminal yang sepi membuat sejumlah kios tutup. Sepinya penumpang yang masuk ke terminal berpengaruh terhadap omzet para pelaku usaha di terminal.
https://radarbanyumas.co.id/banjarnegara-dieng-akan-semakin-dekat/
Kepala Terminal Tipe B Banjarnegara Dani Ariyanto mengatakan, pelaku usaha di terminal pada masa PPKM banyak sekali yang mengeluh. Sebab pendapatan menurun sangat drastis.
"Bahkan beberapa kios ada yang tutup karena konsumen sudah sepi," kata dia, Rabu (4/8).
Menanggapi keluhan para pedagang, pihaknya mengusulkan ke provinsi agar retribusi selama tiga bulan digratiskan. Besaran retribusi per kios sebesar Rp 65 ribu per bulan. Retribusi kios di terminal di Banjarnegara merupakan yang termurah se Jawa Tengah.
"Kami usulkan untuk digratiskan karena masa pandemi dan PPKM," ungkapnya.
Sedangkan untuk retribusi bus masuk terminal, telah digratiskan sejak tahun lalu.
"Semenjak pandemi tahun kemarin digratiskan untuk retribusi bus masuk. Semua digratiskan, kecuali retribusi kios," paparnya.
Dani menjelaskan, target pendapatan dari retribusi kios sesuai dengan jumlah kios yang ada.
"Jumlah kios kan 50 jadi dikalikan Rp 65 ribu, untuk kiosnya," paparnya.
Selain retribusi kios, retribusi MCK dan parkir juga diturunkan lebih dari separuh.
"Untuk parkirnya 3,4 juta sekarang Rp 600 ribu per bulan. MCK yang tadinya sekitar Rp 1,2 juta paling-paling menjadi Rp 450 ribu per bulan," jelasnya.
Retribusi MCK dan parkir ini ditarik dari pengelola yang ada di terminal.
"Ada tiga MCK, sedangkan pengelola parkir ada satu pengelola," jelasnya. (drn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

