Banner v.2

Jalan Bantar Kembali Longsor, Akses Kendaraan Terputus

Jalan Bantar Kembali Longsor, Akses Kendaraan Terputus

BANJARNEGARA - Jalan kabupaten di Dusun Pramen Desa Bantar Kecamatan Wanayasa kembali longsor. Jalan ambles sekitar dua meter dan tertutup timbunan longsor. Padahal jalan ini merupakan akses yang sangat vital menuju Desa Suwidak Kecamatan Wanayasa yang tengah dilanda bencana tanah gerak. Kepala Desa Bantar Kecamatan Wanayasa Eko Purwanto menjelaskan peristiwa ini terjadi Jumat (18/12) sekitar pukul 04:00 dini hari. Hujan dipicu hujan deras yang terjadi semalaman. Peristiwa ini membuat kendaraan tidak bisa melintas. Bahkan jalan sulit dilalui pejalan kaki sekalipun. "Susah dan sangat beresiko," jelasnya. Sebab jalan ambles hingga sekitar dua meter. Sedangkan di sisi lain, ada jalan yang tertimbun material longsor. Jalan di titik ini sebelumnya longsor pada tanggal 4 Desember lalu. Pasca kejadian itu, jalan dicor beton. https://radarbanyumas.co.id/bekas-longsor-di-karangkobar-banjarnegara-ditutup-terpal/ Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan penanganan untuk jalan yang longsor di Bantar sederhana. "Penanganannya sederhana, tinggal disuntik saja. Diadukkan semen dan pasir, dimasukkan yang lubang itu," jelasnya. Dengan penanganan darurat seperti ini, maka jalan akan kembali segera bisa dilalui kendaraan. Menurut dia, jika musim penghujan sudah lewat jalan akan normal kembali. Dia mengatakan kondisi tanah di lokasi saat ini terus bergerak. Nantinya jika tim Geologi merekomendasikan perlu direlokasi, maka akan direlokasi. Namun untuk penanganan darurat, sementara cukup dengan menuntikkan beton. Penanganan juga tidak perlu menggunakan Geo Textile yang mahal. Sebab kendaraan yang lewat, tonasenya kecil. "Mobil satu ton, dua ton. Kalau yang di Paweden, kendaraan yang lewat kendaraan besar, pakai Geo Textile," jelasnya. Sedangkan untuk menanggulangi potensi longsornya tebing di atas jalan, akan dibuat terasiring. Pembuatan terasiring ini lebih hemat dibandingkan talud. Terlebih dibangun taludpun, bukan jaminan pasti kuat menahan longsor. (drn/)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: