Banner v.2

Bupati Minta Masyarakat "Elwasi" Hadapi Bencana

Bupati Minta Masyarakat

BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono meminta agar masyarakat Eling, Waspada lan Siaga (Elwasi) dalam menghadapi potensi bencana. Sehingga jika terjadi bencana, sudah tanggap dan siaga. Dengan demikian, akan mengurangi resiko yang ditimbulkan bencana. “Seringkali bencana terjadi di luar kehendak manusia. Untuk itulah setiap orang harus Elwasi alias Eling, Waspada lan Siaga,” kata Budhi saat memberikan bantuan sosial untuk kepala keluarga yang terdampak musibah tanah bergerak di Balai Desa Mlaya Kecamatan Punggelan, Selasa (27/10). Bantuan ini ditujukan untuk lima KK yang rumahnya rusak akibat bencana tanah gerak beberapa waktu lalu. Nilai bantuan Rp 10 juta per KK yang bersumber dari APBD Kabupaten. https://radarbanyumas.co.id/hujan-lebat-picu-longsor-di-14-titik-di-banjarnegara/ https://radarbanyumas.co.id/kuota-banpres-pelaku-usaha-mikro-di-banjarnegara-ditambah/ Budhi mengatakan melihat wilayah Banjarnegara khususnya di wilayah utara yang rawan longsor, masyarakat hendaknya tahu dan mempelajari apa saja isyarat alam atau tanda-tanda terjadinya longsor itu. “Kita bisa meniru negara Jepang. Jepang adalah negara rawan bencana, namun masyarakatnya selalu Eling, Waspada dan Siaga serta tanggap akan bencana. Kalaupun terjadi bencana, kerugian bisa diminimalisir,” ungkapnya. Kepala BPBD Kabupaten Banjarnegara Aris Sudaryanto S.Pd MM mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim penghujan sekarang ini. Untuk menghadapi berbagai bencana baik bencana alam, bencana non-alam hingga bencana sosial, diperlukan upaya penanggulangan bencana secara terpadu. “Pemerintah Daerah melalui BPBD mempunyai tanggung jawab dan wewenang dalam penanggulangan bencana. Namun kami juga membutuhkan sinergi dari desa dan masyarakat. Maka peran relawan Destana, Mestana dan Hansip yang ada di desa sangat penting, mari kita bersatu siaga bencana,” himbaunya. Kades Mlaya Kecamatan Punggelan Wiwi Susanti mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah pada desanya. Desa Mlaya Kecamatan Punggelan termasuk dalam zona rawan bencana, khususnya tanah bergerak. “Kami mohon bantuan agar ketahanan bencana di desa kami yang sudah terbangun bisa maksimal. Tahun 2018 kita juga mendapatkan bantuan pelatihan dari BPBD Propinsi dan kabupaten,” lanjutnya. (drn)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: