Konsumsi Ikan di Banjarnegara Masih Rendah
BANJARNEGARA – Untuk mencegah terjadinya stunting, Kementerian Pertanian RI memberikan bantuan melalui program Gemarikan. Sasarannya ibu hamil dan anak-anak yang tergejala stunting. Bantuan secara simbolis diseragkan di Pendapa Dipayudha Adigraha, Sabtu (19/9).
Bantuan berupa 500 paket Gemarikan, 300 ribu benih ikan nila dan nilem serta pakan ikan. Selain bantuan Gemarikan, juga diserahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan).
Direktur Pemasaran pada Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementan RI Machmud P, M.Sc dalam sambutannya mengatakan salah satu kunci untuk menaikkan gizi dan mutu SDM adalah dengan makan ikan.
“Ikan kaya akan protein dan omega tiga yang dapat merangsang pertumbuhan otak bagi anak-anak kita, untuk itu mari kita gemakan gerakan makan ikan atau Gemarikan,” ajaknya.
https://radarbanyumas.co.id/seribu-paket-sayur-ludes-terjual-dalam-bazaar-pkk/
Dikatakan safari Gemarikan tahun ini menargetkan ibu-ibu hamil dan anak-anak yang tergejala stunting serta gizi buruk untuk bisa menambah energi dan kalori di tengah pandemi covid-19. “Pastinya, gemarikan ini untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat dengan dana yang diberikan oleh Kementrian Pertanian kepada masyarakat dan penerima manfaat,” paparnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Banjanegara Totok Setya Winarna mengatakan dalam kampanye Gemarikan tersebut pihaknya mengundang penerima manfaat yang telah ditetapkan oleh Kementrian. Antara lain kaum ibu dan anak atau remaja.
“Kita undang beberapa ibu, lansia dan anak-anak remaja yang membutuhkan. Sedikitnya ada tujuh orang yang mewakili,” ungkapnya.
Totok menjelaskan angka konsumsi makan ikan di Banjanegara 26,46 kilogram per kapita per tahun pada tahun 2019.
“Padahal angka konsumsi makan ikan nasional tahun 2020 adalah 54,39 kilogram per kapita per tahun,” jelasnya.
Dengan adanya kampanye Gemarikan ini, diharapkan konsumsi ikan per kapita masyarakat Banjarnegara meningkat.
https://radarbanyumas.co.id/kubis-hanya-rp-300-dinas-pertanian-bahkan-ada-yang-tak-laku-dijual-kami-gelar-bazar/
Adapun bantuan Alsintan yang diberikan berupa hand sprayer, pompa air, kultivator, power tresser, corn scheller dan traktor roda dua.
Bantuan diberikan kepada enam kelompok tani yaitu Mulya Asri Desa Lengkong Kecamatan Rakit, Makmur Desa Gemuruh Kecamatan Bawang, Manunggal Tirto Kelurahan Karangtengah Kecamatan Banjarnegara, Lestarining Tirta 2 Desa Glempang Kecamatan Mandiraja, Ngudi Rahayu Desa Karanganyar Kecamatan Purwanegara dan Tani Rela 1 Desa Kedawung Kecamatan Susukan. (drn/)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

