20 Kecamatan Dilatih Pemulasaran Jenazah Covid-19
PELATIHAN : Petugas menggunakan APD mempraktikkan pemulasaran jenazah Covid-19. DARNO/RADARMAS
BANJARNEGARA - Relawan di seluruh kecamatan di Kabupaten Banjarnegara dilatih pemulasaran jenazah Covid-19. Pelatihan ini dinilai penting untuk mengantisipasi jika ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara dr Ahmad Setiawan mengatakan pelatihan ini dilakukan setiap hari selama sepekan ini.
Dia mengatakan pelatihan ini diikuti oleh relawan dari 20 kecamatan di Banjarnegara.
"Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 240 relawan. Tujuannya agar setiap kecamatan mengetahui standar pemulasaran jenazah Covid-19," paparnya.
Menurut dia, pelatihan ini penting untuk mencegah penularan Covid-19 dari pasien yang telah meninggal dunia. "Tidak seperti kejadian di daerah lain, jenazah pasien Covid-19 dibuka tanpa ada pencegahan dari desa," paparnya.
Peristiwa ini dinilai berpotensi menularkan penyakit kepada pihak keluarga. "Setelah pelatihan ini, diharapkan para relawan bisa meneruskan kepada relawan di desa hingga RT. Minimal kalau ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia, jenazahnya tidak dibuka," lanjutnya.
Selain itu, pelatihan pemulasaran jenazah juga dilakukan oleh pihak swasta. Seperti yang dilakukan oleh RSI Banjarnegara dengan melatih para Kayim agar bisa melakukan pemulasaran jenazah Covid-19.
Kepala Instalasi Pemulasaran Jenazah RS Islam Banjarnegara Purbo Santosa mengatakan pelatihan ini penting dilakukan karena ada protokol kesehatan yang perlu diketahui oleh masyarakat, agar dalam penanganan pemulasaran sampai pemakaman sesuai dengan standar operasional yang berlaku.(drn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

