Banner v.2

Pertama di Indonesia, Guitar Conference Digelar di Banjarnegara

Pertama di Indonesia, Guitar Conference Digelar di Banjarnegara

CONFERENCE : Gitaris Roxx Didi Danar Dono (DD Crown) memperagakan permainan gitar di hadapan peserta Guitar Conferende di Depo Pelita, Selasa (5/11).DARNO/RADARMAS BANJARNEGARA - Meskipun kota kecil, Banjarnegara menjadi kota pertama yang menggelar Guitar Conference di Indonesia. Even ini diselenggarakan di Depo Pelita Kalibenda, Selasa (5/11). Gitaris Roxx yang menjadi narasumber Didi Danar Dono mengatakan konferensi ini diselenggarakan untuk menyiasati industri musik yang saat ini sedang turun. Penurunan ini bukan hanya terjadi di Indonesia. Namun diseluruh dunia setelah kehadiran internet. "Menjadi musisi di era saat ini bagaimana? Menghadapi situasi sekarang bagaimana agar bisa hidup dari musik?," kata musisi yang lebih dikenal dengan nama beken DD Crown ini. Menurut dia, masalah yang dihadapi musisi daerah setelah jago musik kesulitan berkarya. Sebab pada zaman sekarang ini, musisi tidak bisa murni menjual musik. "Problem musisi daerah kalau sudah jago bermusik bingung. Industri musik sedang turun, label sudah ngga ada, orang sudah tidak bisa jual CD," ungkapnya. Dengan tantangan ini, musisi bisa berkarya dengan membuat musik untuk iklan, sound track film, mengajar musik atau youtuber. Tentunya dengan memperhatikan kualitas agar tetap bagus. Namun itu belum cukup, band harus karakter unik yang berbeda dengan band-band lainnya. lebih unik dan kreatif. Marketing and Communication PT Mutiara Music Cakrawala D Hutapea mengatakan Guitar Conference ini terselenggara berkat kerja sama dengan Depo Pelita Banjarnegara. "Acara gitar sebenarnya banyak diadain dimana-mana. Cuma kita bikin yang agak berbeda Guitar Conference. Namanya agak serius conference, namun acaranya sharing dengan gitaris yang sudah banyak pengalaman. Oleh karena itu kita mendatangkan DD Crow gitaris band Roxx," ungkapnya. (drn)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: