Komplotan Pembobol ATM Dibekuk Polisi
DITANGKAP : Empat orang tersangka pembobol dua mesin ATM BNI kini telah ditangkap polisi. DARNO/RADARMAS
BANJARNEGARA - Komplotan yang membobol dua ATM BNI di Banjarnegara dibekuk oleh polisi. Sebelum beraksi, komplotan ini masuk konter ATM seperti orang yang akan bertransaksi pada umumnya. Namun setelah uang keluar, pelaku mencongkel mesin ATM agar saldo di kartu tetap utuh.
Waka Polres Banjarnegara Kompol Totok Erwanto menjelaskan modus yang digunakan para tersangka yakni dengan memasukkan kartu ATM seperti orang yang akan mengambil uang seperti biasa. Saat mesin sedang melakukan penghitungan uang, para tersangka mencongkel tempat keluarnya uang menggunakan uang. "Setelah itu, uang ditarik secara paksa. Sehingga uang keluar, namun saldo di rekening tidak berkurang," paparnya saat jumpa pers, Rabu (17/7).
Peristiwa ini terjadi di ATM BNI di SPBU Mandiraja pada Rabu (26/6) lalu. Akibat perbuatan komplotan ini, mesin ATM menjadi rusak dan tidak bisa digunakan untuk bertransaksi. Kejadian serupa juga terjadi di ATM BNI di Jalan Pemuda Banjarnegara atau di samping RM Bebek Goreng Slamet. Atas kejadian ini, pihak BNI menderita kerugian sebesar Rp 2.250.000.
Komplotan ini disinyalir telah melakukan aksinya di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Dia menjelaskan ada empat orang tersangka yang diamankan dalam kasus ini. Tersangka tersebut berinisial JL dan PR yang berasal dari Sukabumi dan BR serta EG yang berasal dari Lampung. Akibat perbuatannya, para tersangka diancam dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara. (drn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

