Banner v.2

Kirab Satu Negeri Singgah di Banjarnegara

Kirab Satu Negeri Singgah di Banjarnegara

Serah terima bendera dari Ketua GP Ansor Banjarnegara Wakhid Jumali kepada Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono di Pendapa Dipayudha Adigraha, Rabu (10/10) sore. DARNO/RADARMAS BANJARNEGARA - Kirab Satu Negeri melewati wilayah Banjarnegara, Rabu (10/10). Kirab ini diberangkatkan serentak pada 16 September lalu. Start dimulai dari lima titik terluar Indonesia, yaitu Sabang, Merauke, Pulau Miangas, Rote dan Nunukan. Di Banjarnegara, ada enam etape yang dilalui rombongan kirab ini. Dan pada sore hari, sampai di Pendapa Dipayudha Adigraha. Kirab akan kembali dilanjutkan pagi ini menuju ke utara. Ketua GP Ansor Banjarnegara Wakhid Jumali mengatakan Kirab Satu Negeri ini bertujuan untuk meneguhkan kembali konsesus para ulama. "Banyak kelompok yang ingin mengganti dasar negara, bentuk negara," paparnya. Kirab ini dilakukan untuk menegaskan kembali komitmen untuk menjaga NKRI. Juga untuk menyampaikan pesan Bhineka Tunggal Ika. Walaupun berbeda warna kulit, suku bangsa, bahasa, adat istiadat namun sejatinya satu. "Kita itu sama. Kita itu satu negeri, satu bangsa, satu bahasa," tandasnya. Kirab yang melewati Banjarnegara adalah yang berangkat dari Merauke. Di Banjarnegara, kirab melalui pesantren-pesantren dan makam para ulama. Kirab diikuti oleh 17 orang. Masing-masing membawa pataka/bendera. Rencananya, kirab hari ini menuju ke Karangkobar - Pejawaran - Dieng. Di perbatasan Wonosobo- Banjarnegara ini, akan dilakukan serah terima dari Banjarnegara ke Wonosobo. Dari Banjarnegara, akan dikirimkan 2.700 anggota Ansor/Banser. "Yang sudah terdaftar by name by adress ada 2.700 an orang," lanjutnya. (drn)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: