Banner v.2

Keprasan Bukit Picu Longsor di Banyumas

Keprasan Bukit Picu Longsor di Banyumas

BANYUMAS-Perbukitan di wilayah Banyumas banyak yang telah dikepras. Hal itu memicu bencana longsor, karena banyak meninggalkan bekas galian tanah. Terutama di wilayah Banyumas selatan. "Paling bahaya setelah musim kemaru kemudian hujan. Bekas galian yang ditinggalkan kerap menimbulkan retakan," kata Sumadi (52) warga Pageralang. KEPRASAN : Sejumlah bangunan di Banyumas selatan berdiri di atas tanah bekas keprasan yang cukup berbahaya karena rawan longsor. (DARYANTORADARMAS) Menurutnya, retakan itulah yang kemudian diguyur hujan deras sehingga membuat tanah meluncur ke bawah. Kalau luncurannya tinggi maka akan sangat berbahaya bagi rumah-rumah yang ada di bawahnya. "Karena itu warga yang ada di daerah perbukitan untuk selalu waspada. Setidaknya kalau hujan deras upayakan bangun dan melihat kondisi," terangnya. Sumadi juga mengakui kontur tanah sekarang ini tidak sekuat dulu. Sejak dulu memang ada longsor namun tidak seperti sekarang ini. Dia menganggap, bumi saat ini sudah cukup tua. "Atau memang karena ulah manusia yang tidak lagi ramah terhadap alam sehingga alampun marah kepada kita," tandasnya. Romelan (38) warga lainnya mengaku sekarang ini mendengar berita longsor cukup menyeramkan. Sebab tempat yang ditinggali juga berada di perbukitan. Namun demikian dia percaya kalau bencana itu ada yang mengatur. "Tinggal bagaiman kita berdoa saja supaya lepas dari bencana," kata dia. (yan)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: