Banner v.2

Akses Jalan Rusak Parah, Ongkos Transportasi Warga Membengkak

Akses Jalan Rusak Parah, Ongkos Transportasi Warga Membengkak

Upaya perbaikan jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Sijeruk dengan Desa Prendengan Kecamatan Banjarmangu terhambat kondisi tanah yang labil. Akibatnya, selama empat bulan terakhir, warga Prendengan masih harus mengambil rute memutar ketika pergi ke kota. Kepala Desa Prendengan, M Fathurohman mengatakan kerusakan parah sudah berlangsung sejak empat bulan lalu atau sejak Bulan Februari 2017. Hingga saat ini, dampak dari kerusakan jalan ini membuat siswa sekolah dan warga umum harus memutar melalui Pagerpelah yang jaraknya bertambah panjang 10 kilometer. RUSAK: Kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Sijeruk dengan Desa Prendengan Kecamatan Banjarmangu rusak parah “Dengan jarak yang bertambah jauh, otomatis membuat ongkos yang harus dikeluarkan juga bertambah,” kata dia, Senin (10/7). Disebutkan, jika sebelumnya siswa sekolah cukup menyiapkan uang saku Rp 5 ribu, kini menjadi Rp 10 ribu. Demikian pula warga umum yang sebelumnya cukup membayar ongkos transportasi sebesar Rp 10 ribu, kini menjadi Rp 20 ribu. Bahkan, kerusakan ini juga berdampak pada penjualan hasil panen. Warga Desa Prendengan yang sebagian besar petani salak, harus mengeluarkan biaya trasportasi lebih banyak. "Kalau biasanya Rp 250 per kilogram, ongkos angkutan salak sekarang menjadi Rp 500 per kilogram," terangnya. Dengan kondisi tersebut, warga sempat melakukan iuran dan kerja bakti memperbaiki jalan hingga puluhan juta rupiah. “Saat ini warga kerja bakti ngecor jalan, tapi sekarang sudah mulai hilang lagi," keluhanya. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarnegara, M Arqom Al Fahmi mengatakan perbaikan jalan di lokasi terkendala kondisi tanah yang labil. "Itu masuk jalan kabupaten. Kita belum berani melakkan perbaikan sebelum ada kajian," kata dia. Dia khwatir tanpa kajian khusus, jalan perbaikan jalan tidak akan awet. (drn/uje)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: