Penjualan Salak di Banjarnegara Turun Hingga 50 Persen
Dampak Banjir di Berbagai Daerah
BANJARNEGARA – Bencana banjir akibat tingginya intensitas hujan di beberapa daerah, berdampak pada pengiriman salak Banjarnegara. Bahkan, permintaan dari pedagang di luar daerah turun lebih dari 50 persen dari sebelumnya.
Salah seorang pedagang salak di Pasar Jagabela Banjarnegara, Saimun mengatakan, saat ini penjualan salak ke luar daerah cenderung seret. Jika di hari-hari sebelumnya dia mengirimkan salak sekitar 7 ton per hari, saat ini turun menjadi 2 ton per hari.
“Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan beberapa kota tujuan pemasaran salak pondoh dilanda banjir. Kondisi ini menyebabkan pengiriman salak ke luar kota menurun drastis,” ujarnya, Minggu (5/3).
Dia mengatakan, beberapa kota tujuan pemasaran salak antara lain Jakarta, Palembang, Lampung dan Medan. Di wilayah ini sering terjadi banjir meski tidak begitu besar.
Selain karena mengganggu distribusi, hujan dan banjir, biasanya membuat konsumen malas belanja ke pasar.
“Sekarang ini mau tidak mau stok salak lebih banyak menumpuk di pedagang. Kadang sebelum kiriman datang pun stok dari pengiriman sebelumnya masih ada,” ungkap dia.
Menurut dia, , harga salak saat ini masih standar di kisaran Rp 3.500 per kilogram. Sedangkan untuk salak kualitas premium berkisar Rp 4.000 hingga 5000 per kilogram.
Namun petani masih dipusingkan dengan kondisi hujan yang kerap turun, sehingga salak mudah kotor oleh tanah basah.
“Kondisi ini diperkirakan masih terus terjadi sampai sekitar dua minggu kedepan. Karena sekarang, peadagang di beberapa daerah sudah memberikan sinyal positif,” tambah dia.
Salah seorang petani salak, Madiono mengatakan, curah hujan tinggi, membuat pohon salak semakin subur. Namun karena kandungan air yang banyak, membuat salak menjadi mudah bususk sehingga harus segera dijual.
“Untuk penjualan salak memang sebagian besar ke luar daerah. Jadi saat pemasaran ke luar daerah menurun, stok salak banyak menumpuk di tingkat petani,” ungkapnya. (uje/din)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

