Gubernur Ganjar Pranowo Terima Aduan Money Politic
Khawatirkan Kondisi Cuaca
BANJARNEGARA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku menerima aduan adanya praktik money politic melalui pesan singkatnya. Hal itu diungkapkan pada kunjungannya Selasa (14/2) untuk mengecek kesiapan Pilkada di Banjarnegara.
Aduan tersebut, katanya diterima melalui Short Messege Service (SMS) yang masuk ke HPnya. Ia pun menghimbau agar warga tak segan-segan melaporkan hal tersebut ke pengawas Pilkada.
"Ada laporan melalui SMS, kalau ada money politic. Kalau terjadi di Banyak tempat, ini bisa masuk kategori terstruktur, sistematis dan masif. Sehingga kalau nantinya berpekara di MK bisa menggugurkan paslon," jelasnya.
Selain money politic, gubernur mengungkapkan kekhawatirannya pada kondisi cuaca saat Pilkada berlangsung, mengingat sebagian besar wilayah Banjarnegara merupakan daerah rawan longsor.
Berdasarkan keterangan yang ia peroleh, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarnegara telah menyiapkan antisipasi jika bencana tanah longsor terjadi.
“Solusinya seperti memindahkan TPS (tempat pemungutan suara) ke tempat yang lebih aman. Namun jika tetap tidak memungkinkan, terpaksa pencoblosan ditunda,” ujar Ganjar.
Sementara itu, Komisioner KPU Banjarnegara Divisi Logistik Wardjito menambahkan, distribusi kotak suara semuanya sudah sampai PPS, bahkan sebagian sudah sampai di TPS. Bagi yang masih di PPS ditargetkan Rabu (15/2) pagi sudah sampai TPS. “Karena alasan keamanan memang masih ada yang berada di tingkat PPS,” kata dia.
Untuk hasil Pilkada, Wardjito menambahkan, masyarakat dapat melihat langsung di website KPU RI. Nantinya hasil scan C1-KWK akan dikirim oleh KPU Kabupaten ke KPU RI. “Alamatnya di pilkada2017.kpu.go.id,” ujarnya. (uje)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

