Banner v.2

Hadapi Hama dan Iklim, Banjarnegara Dorong Penggunaan Drone Pertanian

Hadapi Hama dan Iklim, Banjarnegara Dorong Penggunaan Drone Pertanian

Dinas Pertanian Kabupaten Banjarnegara mulai menggunakan teknologi drone untuk penyemprotan dan pemupukan tanaman pangan.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Cara bertani di Banjarnegara mulai bergeser menuju pertanian modern. Teknologi drone kini didorong masuk ke sawah dan ladang sebagai solusi cepat menghadapi hama, medan sulit, sekaligus dampak perubahan iklim yang makin terasa.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DP4KP) Banjarnegara, Firman Sapta Adi mengatakan, pemanfaatan drone menjadi bagian dari upaya modernisasi pertanian yang tetap berpijak pada prinsip keberlanjutan.

“Penggunaan teknologi seperti drone ini bukan sekadar mengikuti tren, tapi untuk mendukung ketahanan pangan. Penyemprotan hama dan pemupukan bisa lebih cepat, merata, dan efisien,” kata Firman, Senin (9/2/2026).

Selain mempercepat pekerjaan di lahan, drone juga dinilai mampu mengurangi risiko kesehatan petani. Penyemprotan dari udara membuat petani tidak harus bersentuhan langsung dengan pestisida.

BACA JUGA:Ahmad Luthfi Pertahankan 1,5 Juta Hektare Lahan Pertanian di Jateng, Tidak Tolerir Alih Fungsi

Firman menegaskan, pemanfaatan teknologi tetap harus mengikuti aturan yang berlaku, terutama terkait penggunaan bahan kimia pertanian.

“Pemerintah sudah mengatur pendaftaran pestisida melalui Permentan Nomor 43 Tahun 2019. Setiap produk wajib terdaftar dan berizin sebelum digunakan,” ujarnya.

Saat ini, DP4KP Banjarnegara memiliki lima unit drone pertanian yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pemupukan, penyemprotan pestisida, hingga pengendalian gulma.

Drone tersebut sangat efektif diterapkan di wilayah dengan lahan terasering maupun hamparan luas yang sulit dijangkau alat pertanian konvensional.

BACA JUGA:Kecamatan Sumpiuh Banyumas Perkuat Program Kecamatan Berdaya, Anggaran Rp30 Juta, Fokus Pertanian dan Sosial

“Ini sangat membantu petani, terutama di daerah yang medannya berat,” katanya.

Drone pertanian itu merupakan bantuan pemerintah melalui program Brigade Pangan. Ke depan, pengelolaannya akan diserahkan kepada satuan tugas pangan yang sudah tersebar di sejumlah wilayah Banjarnegara.

“Dengan dikelola satgas, penggunaannya bisa lebih masif dan tepat sasaran, khususnya untuk penanganan hama dan penyakit tanaman,” jelas Firman.

Ia menilai, pemanfaatan drone menjadi salah satu langkah penting untuk menyeimbangkan target peningkatan produksi dengan perlindungan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: