Banner v.2

TMMD Sengkuyung IV Resmi Dibuka di Banjarnegara, Rp972 Juta Digelontorkan untuk Pembangunan Desa

TMMD Sengkuyung IV Resmi Dibuka di Banjarnegara, Rp972 Juta Digelontorkan untuk Pembangunan Desa

Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali saat meninjau TMMD Sengkuyung IV di Desa Sidarat, Kecamatan Punggelan.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025 resmi dibuka di Lapangan Desa Sidarata, Kecamatan Punggelan, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan ini menjadi momentum sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan desa.

Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali,  yang membuka kegiatan ini mewakili Bupati Banjarnegara, menyampaikan apresiasi kepada warga Desa Sidarata karena terpilih sebagai lokasi pelaksanaan TMMD.

Menurutnya, program ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tapi juga memperkuat kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.

BACA JUGA:TMMD Sengkuyung IV Resmi Dibuka, Bakal Buka Jalan Baru Dua Desa di Dua Kecamatan

“TMMD merupakan bentuk nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Ini bukan hanya pembangunan fisik, tapi cara kita merawat kegotongroyongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan,” ujar Wakhid.

Program ini mendapat dukungan pendanaan besar. Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mengalokasikan Rp500 juta dari APBD 2025, ditambah APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp254 juta dan swadaya masyarakat Rp218 juta. Total anggaran pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV mencapai Rp972 juta.

Dengan mengusung tema 'Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah', program ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.

“TMMD ini merupakan operasi bakti terpadu lintas sektor. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan merata dan berdampak nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.

BACA JUGA:TMMD Gintungreja, Kilang Cilacap Serahkan Bantuan Perangkat Komputer

Program TMMD kali ini mencakup pembangunan fisik dan nonfisik. Untuk fisik, sasarannya antara lain pembangunan jalan makadam penghubung antara Dusun Wanasri dan Dusun Wanalaba, pembangunan 20 gorong-gorong di empat titik, serta pembangunan poskamling. Sementara kegiatan nonfisik meliputi berbagai penyuluhan kepada warga.

Wakhid berharap keberadaan infrastruktur baru ini mampu membuka akses wilayah, meningkatkan konektivitas, serta mendukung sektor pertanian dan pendidikan.

“Dengan dibangunnya jalan dan gorong-gorong, kesenjangan antarwilayah dapat berkurang. Akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan akan meningkat sehingga terwujud masyarakat Banjarnegara yang maju dan sejahtera,” tegasnya.

Komandan Kodim 0704 Banjarnegara, Letkol Czi Teguh Prasetanto, menambahkan bahwa panjang jalan makadam yang dibangun mencapai 1.300 meter dengan lebar 2,5 meter.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: