Banner v.2

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Rutan Banjarnegara Panen Caisim Jumbo hingga 58 Kilogram

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Rutan Banjarnegara Panen Caisim Jumbo hingga 58 Kilogram

Kepala Rutan Banjarnegara bersama petugas saat melakukan panen sayur hasil pengembangan yang dilakukan oleh warga binaan RUtan Banjarnegara.-Rutan Banjarnegara untuk Radarmas-

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Di tengah keterbatasan ruang, warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Banjarnegara berhasil menunjukkan bahwa produktivitas tak mengenal batas.

Melalui program pembinaan kemandirian, mereka mengubah lahan sempit di sekitar brandgang Rutan menjadi kebun sayur produktif yang kini menghasilkan panen caisim jumbo seberat 58 kilogram.

Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, menyebut keberhasilan ini merupakan bukti bahwa pembinaan di lembaga pemasyarakatan tidak hanya bersifat moral dan sosial, tetapi juga berdampak nyata pada sektor ekonomi dan ketahanan pangan.

“Panen ini membuktikan bahwa pembinaan tidak hanya memberi keterampilan, tetapi juga berkontribusi langsung pada sektor pertanian. Hasilnya pun mengejutkan, baik dari segi jumlah maupun kualitas,” ujar Dodik, Senin (6/10/2025).

BACA JUGA:Rutan Purbalingga Over Kapasitas, 6 Warga Binaan Dipindah ke Nusakambangan

Sayuran hasil olahan warga binaan ini memiliki batang lebih kokoh, daun lebar, dan warna hijau segar. Selain dikonsumsi untuk kebutuhan dapur Rutan, sebagian hasil panen dijual ke pasar lokal. Respons masyarakat pun positif banyak pedagang yang menilai kualitas caisim produksi warga binaan setara bahkan lebih baik dari hasil panen petani profesional.

Dodik menjelaskan, keberhasilan panen tak lepas dari penerapan teknik budidaya yang tepat. Mulai dari pengaturan pola air, pemantauan hama, hingga penggunaan pupuk organik dan rotasi tanaman. 

“Kami dorong warga binaan untuk menguasai teknik pertanian modern agar hasilnya optimal. Ini juga menjadi bekal keterampilan bagi mereka setelah bebas nanti,” tambahnya.

Salah satu warga binaan mengaku bangga bisa ikut berkontribusi. “Awalnya saya tidak tahu cara bertani, tapi setelah belajar di sini ternyata bisa menghasilkan sayuran sebagus ini. Rasanya senang dan jadi lebih semangat,” tuturnya.

Melihat hasil positif tersebut, Rutan Banjarnegara berencana memperluas lahan tanam serta menambah komoditas hortikultura lain seperti cabai, bayam, dan kangkung. Bahkan, pihak Rutan membuka peluang kerja sama dengan kelompok tani dan Dinas Pertanian setempat untuk memperkuat sistem budidaya dan distribusi hasil panen.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: