Banjarnegara Siaga, Objek Vital Pemerintahan Dijaga 24 Jam
Anggota gabungan Polisi, TNI, dan Satpol PP saat melakukan patroli ke objek vital pemerintah.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-
BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Sejumlah objek vital (obvit) pemerintahan di Kabupaten Banjarnegara mendapat penjagaan ketat 24 jam oleh aparat gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP. Langkah ini diambil menyusul maraknya aksi massa di berbagai daerah yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.
Kapolres Banjarnegara, AKBP Mariska Fendi Susanto, menegaskan seluruh personel diminta tetap siaga penuh.
“Personel tetap siaga. Ini perintah dari pimpinan seiring dinamika situasi nasional dan daerah,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat Banjarnegara agar tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar, khususnya di media sosial. Penjagaan dan patroli wilayah ditingkatkan untuk mencegah potensi aksi anarkis maupun provokasi.
BACA JUGA:Aparat dan Tokoh Masyarakat Banjarnegara Tegaskan Siswa Jangan Terprovokasi Aksi Anarki
Di sisi lain, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjarnegara juga ikut berperan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para petugas jaga. Ketua PMI Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menyebut langkah ini sebagai bentuk dukungan menjaga kondusivitas wilayah.
“Kita semua tahu, saat ini gedung pemerintahan yang merupakan objek vital di Banjarnegara mendapatkan penjagaan ketat. Untuk itu kami ikut ambil bagian dengan melakukan pemeriksaan kesehatan petugas yang berjaga,” ujarnya, Rabu (3/9/2025).
Menurut Amalia, kesehatan petugas harus dipastikan dalam kondisi prima karena mereka menjalankan tugas berat. Ia menambahkan, PMI mendukung upaya bersama seluruh elemen masyarakat Banjarnegara dalam menolak provokasi dan anarkisme.
“Kita berharap Banjarnegara tetap kondusif. Kami juga mendukung para tokoh dan elemen masyarakat yang dengan tegas menolak segala bentuk provokasi demi ketertiban di Banjarnegara,” katanya.
Sebelumnya, sejumlah elemen masyarakat Banjarnegara telah mendeklarasikan penolakan terhadap provokasi dan aksi anarkis. Deklarasi itu sekaligus menjadi penegasan komitmen bersama menjaga ketenangan dan keamanan di Banjarnegara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

