TMMD Sengkuyung III Banjarnegara Rampung, Jembatan dan Drainase Baru Diserahkan ke Warga
Penutupan TMMD Sengkuyung III Banjarnegara di Desa Pasegeran, Kecamatan Pandanarum.-Kominfo Banjarnegara untuk Radarmas-
BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 resmi ditutup di Desa Pasegeran, Kecamatan Pandanarum. Sejumlah infrastruktur baru, mulai dari jembatan, jalan rabat beton hingga drainase, kini bisa langsung dimanfaatkan warga.
Pasiter Kodim 0704 Banjarnegara, Kapten Inf Koko Suwarto, memastikan seluruh target pembangunan berhasil dituntaskan sesuai jadwal.
“Seluruh kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Pasegeran dapat diselesaikan tepat waktu, berkat kerja sama lintas sektor dan dukungan penuh masyarakat,” ujarnya, Jumat (22/8/2025).
Dandim 0704, Letkol Czi Teguh Prasetyanto, saat menutup kegiatan membacakan pesan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen Achirudin. Ia menegaskan pentingnya menjaga hasil pembangunan.
“Apa yang telah kita bangun bersama, mari juga kita jaga bersama, sehingga memiliki masa pakai yang panjang dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesan Pangdam.
Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, yang turut hadir menekankan bahwa pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.
“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah, melainkan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. Mari kita manfaatkan sekaligus kita jaga hasil pembangunan ini untuk kemaslahatan bersama,” kata Wakhid.
Ucapan syukur juga datang dari warga. Anto, warga Desa Pasegeran, mengaku terbantu dengan adanya program TMMD.
BACA JUGA:TMMD Sentuh Wilayah Sulit Banjarnegara, Bupati Amalia Tekankan Pemerataan Akses
“Jalan dan jembatan jadi lebih baik, pos kamling juga kembali layak digunakan. Semoga bermanfaat untuk semua warga,” ucapnya.
Dalam program TMMD ini, sasaran fisik yang berhasil dikerjakan meliputi pembangunan jembatan sepanjang 10 meter, rabat beton sepanjang 135 meter, drainase sepanjang 110 meter, serta rehabilitasi pos kamling.
Pembangunan didukung anggaran dari berbagai sumber, yakni APBD Provinsi Jawa Tengah Rp242 juta, APBD Kabupaten Banjarnegara Rp500 juta, serta swadaya masyarakat sebesar Rp220,5 juta.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

