KDRT: Penyebab Gangguan Mental yang Berbahaya

Senin 18-03-2024,00:31 WIB
Reporter : Ikhwan Adriansyah
Editor : Bayu Indra Kusuma

Faktor-faktor risiko seperti usia, tingkat pendidikan, dan status sosial ekonomi dapat memperburuk dampak depresi pada korban KDRT. Korban yang telah lama mengalami penyiksaan oleh pasangannya memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami depresi.

Pengenalan dini dan penanganan yang tepat sangatlah penting dalam mengatasi depresi akibat KDRT. Korban perlu mendapatkan dukungan emosional dan psikologis yang memadai, serta akses ke layanan kesehatan mental yang berkualitas. 

Selain itu, upaya pencegahan Kekerasan dalam rumah tanggan (KDRT) juga harus ditingkatkan melalui pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hubungan yang sehat dan tanpa kekerasan.

Untuk mengatasi dampak depresi akibat KDRT, korban perlu mendapatkan perlindungan dan perawatan. Terapi individu, dukungan kelompok, dan intervensi medis mungkin diperlukan untuk membantu korban pulih dari trauma yang mereka alami. 

Selain itu, penting juga untuk memastikan bahwa pelaku KDRT dikenai sanksi hukum yang sesuai dan mendapatkan rehabilitasi agar tidak mengulangi perilaku kekerasan tersebut secara berulang.

2. PTSD Atau Post Traumatic Stress Disorder

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bukan hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga menjadi penyebab gangguan mental terhadap individu. Salah satu gangguan mental yang sering terjadi akibat KDRT adalah Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). 

BACA JUGA:7 Cara Pulihkan Gangguan Kesehatan Mental Depresi Tanpa Obat, Tak Perlu Khawatir

BACA JUGA:6 Rekomendasi Self Reward Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental

PTSD adalah kondisi gangguan mental yang bisa terjadi sebagai akibat dari pengalaman traumatis seperti KDRT. Gejalanya bisa beragam, mulai dari ketakutan yang berlebihan, kerentanan emosional, hingga perasaan ketidakberdayaan yang mendalam. 

Korban KDRT yang mengalami PTSD membutuhkan penanganan segera dan dukungan yang kuat. Tanpa penanganan yang tepat, gangguan mental yang lebih serius seperti depresi atau kecanduan zat-zat terlarang bisa berkembang. 

Pencegahan KDRT adalah langkah pertama yang penting untuk mengurangi risiko terjadinya PTSD. Masyarakat perlu diberi pemahaman tentang pentingnya hubungan yang sehat dan tanpa kekerasan. 

3. Anxiety Disorder

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sangat memberikan dampak yang serius pada kesehatan mental individu. Salah satu dampak yang sering terjadi adalah gangguan kecemasan, atau yang dikenal sebagai anxiety disorder. 

BACA JUGA:Manfaat Bernyanyi Untuk Kesehatan Mental

BACA JUGA:Tantangan Kesehatan Mental yang Dialami Oleh Gen Z

Kategori :