Meskipun diet Ayurveda telah ada selama ribuan tahun, masih terdapat keterbatasan ilmiah dalam mendukung dasar teorinya. Dukungan ilmiah yang kurang mungkin menimbulkan ketidakpastian bagi individu yang mencari validitas diet ini sebagai metode yang teruji.
Diet Ayurveda dikenal dengan banyaknya pembatasan makanan, yang bisa menyebabkan kebingungan dan kesulitan dalam mempersiapkan makanan sehari-hari. Hal ini dapat menghambat kelancaran pengalaman diet dan menjadi tantangan bagi individu yang tidak memiliki pengetahuan mendalam tentang konsep dosha.
Sejauh ini, dokter spesialis gizi umumnya lebih condong kepada rekomendasi diet gizi lengkap dan seimbang, sebagaimana yang diatur oleh pedoman "piramida makanan" dan "isi piringku" yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia. (WAN)