Pemanasan Statis dilakukan dengan cara merenggangkan tangan ke atas dan ke samping secara perlahan untuk merenggangkan otot-otot dalam persiapan menghadapi aktivitas yang akan datang. Dan gerakan squat dengan cara memposisikan kaki selebar bahu, Tekankan pada gerakan yang terkendali untuk mempersiapkan otot paha dan panggul.
Pemanasan Dinamis dilakukan dengan lari di tempat dengan kecepatan sedang hingga meningkatkan denyut jantung secara perlahan. dan Gerakan jumping jacks membantu meningkatkan suhu tubuh dan kelenturan otot secara dinamis.
Menggabungkan kedua jenis pemanasan ini memberikan manfaat tambahan bagi tubuh. Pemanasan statis membantu meregangkan otot secara mendalam, sementara pemanasan dinamis membawa peningkatan suhu tubuh dan persiapan kardiovaskular yang lebih baik.
3. Melakukan Pernapasan dan Pemulihan
Penting untuk memberikan tubuh waktu istirahat singkat, sekitar 15-30 detik, antara setiap gerakan pemanasan yang berbeda. Waktu istirahat ini memberi kesempatan bagi tubuh untuk bernapas dengan baik sebelum melanjutkan gerakan selanjutnya.
BACA JUGA:Gerakan Olahraga Ini Aman dan Ampuh Mengecilkan Perut Buncit
BACA JUGA:Hal yang Harus Dilakukan Setelah Berolahraga, Begini Agar Aman dan Maksimal!
Memberikan waktu istirahat singkat memungkinkan tubuh untuk menarik napas lebih dalam dan memulihkan pernapasan sebelum melakukan gerakan berikutnya. Ini membantu mengatur pola pernapasan dan memberikan oksigen yang cukup ke otot-otot.
Istirahat singkat memberikan kesempatan bagi otot untuk sedikit memulihkan kekuatannya sebelum melanjutkan gerakan pemanasan berikutnya. Hal ini dapat membantu mencegah kelelahan dini dan memberikan dukungan lebih baik pada setiap gerakan.
Pastikan istirahat antar-gerakan sekitar 15-30 detik, ini sudah cukup bagi tubuh untuk bernapas dan sedikit memulihkan diri. Gunakan waktu istirahat ini untuk bernapas secara teratur dan dalam. Tarik napas dalam-dalam melalui hidung dan keluarkan perlahan melalui mulut untuk membantu menyeimbangkan pernapasan.
Memberikan waktu istirahat singkat antara gerakan pemanasan tidak hanya membantu tubuh untuk bernapas lebih baik, tetapi juga memastikan bahwa setiap gerakan dilakukan dengan lebih baik secara keseluruhan. Hal ini merupakan bagian penting dari proses mempersiapkan tubuh secara menyeluruh sebelum memasuki sesi olahraga yang lebih intens.
4. Mengaja Hidrasi Selama Pemanasan
Konsumsi air putih adalah faktor krusial yang seringkali terlupakan saat melakukan pemanasan dan olahraga. Memastikan tubuh terhidrasi dengan baik tidak hanya penting untuk kesehatan umum, tetapi juga memiliki dampak besar pada kinerja selama aktivitas fisik.
BACA JUGA:Contoh Olahraga Kardio: Punya Banyak Manfaat!
BACA JUGA:Manfaat Olahraga Kardio Beserta Contohnya!