BACA JUGA:Museum Kuno Peninggalan Bersejarah di Kabupaten Banyumas
BACA JUGA:Menjelajahi Warisan Seni Wayang Di Museum Wayang Banyumas
Berlokasi di kompleks makam di Desa Colo, tempat ini adalah tempat tinggal dulu Sunan Muria, yang kini menjadi tujuan ziarah dan perenungan bagi banyak orang. Jejaknya dalam mengajarkan nilai-nilai agama Islam melalui seni terus hidup melalui warisan seni yang masih lestari hingga saat ini.
Dua warisan kesenian utama yang diciptakan oleh Sunan Muria, yaitu tembang macapat Sinom dan Kinanti, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya Jawa. Kedua tembang ini tidak hanya merupakan manifestasi seni, tetapi juga menyimpan pesan-pesan spiritual dan kearifan lokal yang menginspirasi hingga masa kini.
Di kompleks makam ini, selain dapat berziarah ke makam Sunan Muria, pengunjung juga dapat mengunjungi masjid yang didirikan oleh Sunan Muria sendiri. Masjid ini menjadi bukti konkret dari kehadiran spiritual Sunan Muria di daerah tersebut.
Kunjungan ke masjid ini bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang mengingatkan akan peran besar tokoh ini dalam mengajarkan nilai-nilai Islam. (wan)