BACA JUGA:Menjelajahi Pesona Masjid Agung Jawa Tengah, Destinasi Wisata Religi Di Kota Semarang
2. Masjid Menara Kudus
Masjid Al Aqsa Manarat Qudu yang lebih dikenal sebagai Masjid Menara Kudus, adalah sebuah perwujudan kuno yang menjadi saksi bisu dari sejarah dan keterampilan arsitektur yang luar biasa yang didirikan oleh Sunan Kudus pada tahun 1549 Masehi.
Salah satu ciri khas yang memukau dari Masjid Menara Kudus adalah menaranya yang menyerupai bangunan candi. Kehadirannya memperlihatkan kearifan dalam perpaduan budaya dan nilai spiritual antara Hindu-Buddha dengan ajaran Islam.
Batu pertama yang menjadi fondasi Masjid Menara Kudus diperoleh secara khusus oleh Sunan Kudus dari Baitul Maqdis di Palestina. Tindakan ini menambahkan nuansa spiritual yang mendalam pada bangunan suci ini.
Jelang bulan Ramadan, Masjid Menara Kudus menjadi pusat perayaan Festival Dhandhangan. Acara ini menjadi perwujudan dari kekayaan budaya lokal yang diadopsi di sekitar masjid ini. Festival ini bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk merayakan kebersamaan dan keharmonisan di tengah-tengah masyarakat.
Masjid Menara Kudus adalah destinasi yang tidak hanya menawarkan keindahan arsitektur yang unik, tetapi juga kekayaan nilai-nilai spiritual dan kebudayaan. Tempat ini menjadi simbol dari harmoni antar-budaya dan perayaan tradisi lokal.
BACA JUGA:Menjelajah Budaya Lewat Museum Ranggawarsita Semarang!
BACA JUGA:Sehari 100 Pemohon, Kartu Pencari Kerja dan Adminduk Mendominasi MPP
3. Makam Sunan Kudus
Makam Sunan Kudus adalah tempat terakhir bersemayamnya salah satu anggota terhormat dari Wali Songo. Terletak di belakang bangunan beratap limas Masjid Menara Kudus, kompleks makam ini menjadi saksi bisu dari warisan spiritual dan kebudayaan Sunan Kudus.
Sunan Kudus, sebagai salah satu tokoh penting dari barisan Wali Songo, memiliki kontribusi yang besar dalam penyebaran ajaran Islam. Melalui seni dan budaya, Sunan Kudus menjalin hubungan dengan masyarakat luas, mengajarkan nilai-nilai Islam dengan metode yang kreatif dan berkesan.
Makam Sunan Kudus, yang berada di kompleks belakang Masjid Menara Kudus, menjadi tempat ziarah dan perenungan bagi banyak peziarah. Pada waktu menjelang Ramadan dan saat libur Lebaran, kompleks makam ini ramai dikunjungi oleh peziarah yang datang untuk berdoa dan mencari keberkahan.
Kunjungan ke makam Sunan Kudus bukan hanya tentang keagamaan, tetapi juga tentang kekayaan budaya dan tradisi. Tradisi ziarah yang dilakukan oleh para peziarah pada waktu-waktu tertentu menjadi momen penting dalam memelihara dan merayakan warisan spiritual yang telah ditinggalkan oleh Sunan Kudus.
4. Makam Sunan Muria
Kompleks makam di Desa Colo didekat kaki Gunung Muria, menjadi tempat suci bagi Sunan Muria, salah satu tokoh luar biasa dari para Wali Songo. Sunan Muria dikenal karena cara uniknya dalam berdakwah, menggunakan seni sebagai medium utama.