BACA JUGA:Pupuk Kimia Mahal, Petani Desa Karangjati Uji Coba Urea Organik
2. Pembuatan Asam Nitrat dan Baterai
Asam sulfat menjadi komponen utama dalam proses pembuatan asam nitrat, yang sangat penting dalam berbagai industri kimia. Selain itu, baterai, termasuk baterai aki kendaraan, juga mengandalkan asam sulfat sebagai bahan penting dalam produksinya.
3. Proses Penghilangan Zat Pengotor Minyak Bumi
Dalam proses penyulingan minyak bumi, asam sulfat berperan dalam menghilangkan zat pengotor dan meningkatkan kualitas minyak yang dihasilkan.
4. Peran dalam Pembuatan Bahan Peledak dan Pupuk
Asam sulfat digunakan dalam proses pembuatan bahan peledak, termasuk reaksi untuk pembuatan nitrogliserin. Di samping itu, asam sulfat juga menjadi bahan baku vital dalam pembuatan pupuk.
5. Kontribusi dalam Industri Tekstil dan Perekat
Dalam proses pembuatan rayon yang dicampur dengan tetramine copper, asam sulfat turut berperan. Selain itu, dalam industri perekat atau lem, kehadiran asam sulfat menjadi salah satu komponen kunci.
6. Peran Sebagai Bahan Kimia dan Water Treatment
Tidak hanya sebagai bahan kimia biasa, asam sulfat digunakan sebagai bahan kimia reagen serta memainkan peran penting dalam proses water treatment untuk membersihkan air limbah.
Dari berbagai peran dan kegunaannya yang sangat vital dalam berbagai industri, asam sulfat menjadi zat kimia yang tak tergantikan. Penggunaannya yang luas dalam pembuatan berbagai produk dan proses industri menegaskan pentingnya peran asam sulfat dalam mendukung keberlangsungan banyak sektor industri yang ada saat ini.
BACA JUGA:Kimia ke Organik, Antisipasi Penyakit Padi dengan Corynebacterium, Tekan Biaya 40 Persen
BACA JUGA:Dugaan Keracunan di Sumpiuh, Hasil Uji Lab Permen Tak Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Risiko dan Dampak Asam Sulfat
Asam sulfat (H2SO4), meskipun memiliki beragam kegunaan dalam industri, juga mengandung sejumlah bahaya yang signifikan. Memahami risiko dan dampak dari zat ini penting untuk melindungi diri manusia dan lingkungan.