Malaria: Penyebab dan Langkah-langkah Efektif untuk Pencegahan!

Selasa 28-11-2023,06:45 WIB
Reporter : Okta Novanto
Editor : Puput Nursetyo

Pada beberapa kasus, malaria dapat ditularkan dari ibu hamil yang terinfeksi ke janin selama kehamilan. Hal tersebut dapat terjadi karena parasit Plasmodium dapat menyebar ke plasenta, memasuki aliran darah janin, dan menyebabkan infeksi pada bayi yang belum lahir.

Pencegahan Malaria

Berikut merupakan upaya-upaya pencegahan malaria yang dapat kalian sendiri lakukan.

  • Penggunaan Kelambu Tertutup Insektisida

Penggunaan kelambu yang ditutup dengan insektisida adalah metode pencegahan yang efektif, terutama saat tidur di daerah yang rentan terhadap malaria. Kelambu ini dapat membantu melindungi dari gigitan nyamuk pada malam hari.

BACA JUGA:Jalan Panjang Prof Adi Utarini Sampai Jadi Peneliti dan Tokoh Berpengaruh, Sempat Jadi Asisten Juru Malaria De

BACA JUGA:Kebumen Raih Penghargaan Eliminasi Malaria

  • Penggunaan Repelen Nyamuk

Repelen nyamuk yang mengandung bahan aktif yang dapat membantu melindungi kulit dari gigitan nyamuk. 

Penggunaan repelen ini sebaiknya diterapkan pada area kulit yang terbuka, terutama saat berada di daerah yang berpotensi terinfeksi malaria.

  • Terapi Pengobatan Antimalaria

Untuk orang-orang yang tinggal atau bepergian ke daerah dengan risiko tinggi malaria, terapi pengobatan antimalaria dapat direkomendasikan. 

Pemilihan obat akan bergantung pada jenis malaria di daerah tersebut dan kondisi kesehatan individu.

  • Vaksinasi

Meskipun vaksin malaria masih dalam tahap pengembangan dan belum sepenuhnya tersedia secara luas, vaksin RTS,S/AS01 (Mosquirix) telah diotorisasi untuk digunakan di beberapa wilayah sebagai bagian dari upaya pencegahan. 

Namun, vaksin ini bukan pengganti langkah-langkah lainnya dan tidak memberikan perlindungan sepenuhnya.

BACA JUGA:Banjarnegara Tiga Tahun Bebas Malaria

BACA JUGA:Banjarnegara Belum Bebas Malaria

  • Pencegahan Malaria Pada Ibu Hamil

Bagi ibu hamil yang tinggal di daerah dengan risiko tinggi malaria, perhatian khusus harus diberikan. Ini melibatkan penggunaan kelambu yang ditutup insektisida, penggunaan repelen nyamuk, dan pengawasan medis yang cermat selama kehamilan.

  • Pengawasan Transmisi Darah

Penting untuk memastikan bahwa transfusi darah dan penggunaan alat suntik dilakukan dengan prosedur yang steril dan aman. 

Kategori :