Cara kedua adalah Wake-initiated Lucid Dream (WILD). Cara ini terjadi ketika seseorang sedang terjaga. Mimpi transisi dari keadaan terjaga ke keadaan bemimpi, tanpa mereka sadari. Lucid Dream juga sudah dipelajari oleh sains dan fenomenany sudah diakui.
Manusia sendiri tidurnya dibagi menjadi dua tahap. Pertama adalah Gerakan mata cepat (GMC) dan kedua adalah Gerakan mata tidak cepat (GMTC). Lucid Dream sendiri juga sering terjadi pada fase rapid eye movement (REM).
Di tahap ini adalah tahap dimana otak manusia sedang dalam masa sangat aktiif saat sedang tertidur. Karena sangat aktif, hal ini menyebabkan gelombang otak yang aktif menyebabkan sesorang merasakan tidur dan terjaga disaat bersamaan.
Di tahap inilah biasanya fenomena Lucid Dream akan terjadi. Seseorang yang sedang mengalami lucid dream biasanya mimpi itu akan teringat dengan sangat jelas dan susah untuk dilupakan. Berbeda dengan mimpi pada normalnya yang mudah kita lupakan.
BACA JUGA:Sosialisasi Pembimbingan PKM dan PKP Universitas Terbuka Purwokerto
BACA JUGA:Operasi Sikat Jaran Candi 2023, Polres Banjarnegara Tangkap 11 Pelaku Pencurian
Meski fenomena ini aneh ternyata Lucid Dream tidaklah berbahaya untuk dilakukan ataupun di waspadai. Lucid Dream biasanya lebih sering dialami oleh orang dewasa. Lucid Dream sendiri juga jarang berdampak negatif bagi kesehatan tubuh.
Selain fenomena ini terjadi secara alami, ada juga yang mengaitkan mimpi ini akan sering terjadi kepada orang yang sering ber-meditasi. Seseorang yang ber-meditasi memiliki kesempatan yang tinggi untuk mengalami Lucid Dream.
Dikarenakan jika seseorang ber-meditasi membuat orang itu akan lebih merasa rileks dan tenang. Yang dimana dapat menaikka kualitas tidur dan meningkatkan terjadinya Lucid Dream.
Nah, itu tadi adalah Lucid Dream yang mungkin kalian pernah rasakan atau alami. Atau kalian ingin mencoba Lucid Dream itu sendiri. Kalian bisa mengontrol mimpi kalian dengan imajinasi kalian. Tetapi Lucid Dream juga tidaklah mudah untuk dialami. (aru)