Pemerintah Pusat Minta DED Pondasi JPOM Desa Buniayu Tambak Diubah

Senin 24-07-2023,15:07 WIB
Reporter : Aam Juni Restino
Editor : Bayu Indra Kusuma

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID  - Setelah melakukan konsultasi ke pemerintah pusat, terkait review Detail Engineering Design (DED), jembatan penyeberangan orang dan motor (JPOM) Desa Buniayu, Kecamatan Tambak menghasilkan beberapa poin. Salah satunya, DED tersebut masih perlu dilakukan penyesuaian lagi.

"Kemarin sudah konsultasi teknis Jumat kemarin, dengan Ditjen Perkeretaapian. Setelah konsultasi, masih ada beberapa penyesuaian terkait pondasi," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas Kresnawan Wahyu Kristoyo melalui Sub Koordinator Perencanaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas Kiki Nofisnu.

Kiki menuturkan, untuk pondasi JPOM dari Ditjen Perkeretaapian menghendaki agar menggunakan struktur borepile.

"Tadinya dengan pondasi sumuran untuk dikaji lahi dengan pondasi borepile," ucapya.

BACA JUGA:Review DED JPOM di Desa Buniayu Ditarget Rampung Pekan Ini

Ia menambahkan, selain catatan mengenai struktur pondasi dari segi perencanaan lainnya tidak ada masalah. Untuk perbaikan DED pihaknya mentargetkan, rampung dalam minggu ini.

"Jadi hanya penyesuaian pondasi saja catatan dari sana," paparnya.

Lanjut, untuk alokasi anggaran yang diperlukan ia sampaikan mencapai Rp 8 miliar setelah dilakukan beberapa penyesuaian DED. Angka itu lebih besar dibandingkan DED awal dengan alokasi anggaran Rp 6 miliar.

"Untuk waktu pelaksanaan pembangunan JPOM dari mereka menyampaikan, akan melakukan diskusi internal terlebih dahulu," terangnya.

Diskusi tersebut, menurutnya juga akan membahas terkait waktu yang tersisa di tahun 2023 ini. Jika masih memungkinkan melakukan tender, dan bisa dilaksanakan di tahun anggaran yang sama tidak menutup kemungkinan pembangunan JPOM dilakukan tahun ini.

"Tapi jika dianalisis tender memerlukan waktu lama, maka akan dilaksanakan di tahun depan," pungkasnya. (aam)

Kategori :