BACA JUGA:Penyebar Foto Pelaku dan Korban Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Bisa Terancam 4 Tahun Penjara
Pelaku mulanya menembaki kaca polsek dengan peluru dan melempar kantung diduga bom tersebut ke papan reklame. Akibat peristiwa ini 3 anggota polisi terkena tembakan.
11. 11 April 2017 di Polres Banyumas
Meski bukan aksi bom bunuh diri, namun penyerangan di Polres Banyumas kala itu melukai sejumlah polisi.
BACA JUGA:Plat Nomor Pelaku Bom Bunuh Diri Ditutup Tulisan Quran Surat At Taubah Ayat 29
Penyerangan dilakukan oleh seorang pria bernama Muhammad Ibnu Dar (22), warga RT 2 RW 1 Desa Karangaren, Kecamatan Kutasari, Purbalingga, Selasa (11/4/2017) silam.
Dari hasil rekonstruksi, Selasa (11/4/2017), sebelum berangkat, Ibnu Dar sempat menulis sebuah surat wasiat berisi ayat Al Quran surat Al Baqarah ayat 193 dan Surat Al Maidah ayat 54.
Dengan surat itu, Ibnu Dar mantap untuk melakukan penyerangan, dan siap dengan konsekuensi apapun, termasuk kematian.
BACA JUGA:Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astanya Anyar Ada Kaitan Dengan JAD? Ini Penjelasan BNPT
Saat masuk di gerbang Polres, Ibnu Dar melambatkan sepeda motornya.
Namun begitu melalui palang pintu, dirinya langsung memacu sepeda motornya sekencang mungkin dan menabrakannya kepada seorang anggota polisi bernama Suparta hingga keduanya terjatuh.
Setelah terjatuh, Ibnu Dar kembali bangun dan menarik parang yang disimpan di dalam tas.
BACA JUGA:Penampakan Motor Bom Bunuh Diri di Polsek astana Anyar Bandung, Baca Tulisan di Plat Nomornya
Seketika Ibnu Dar mendekat Suparta dan mencoba membacok korban.
Beruntung sabetan itu hanya menyerempet pelipis korban.
Selesai dengan Suparta, Ibnu Dar melihat seorang anggota Inafis, Irfan, dan langsung mengejarnya hingga ke depan lobi.