Klitih Kian Marak, Ini Tips Untuk Menghindari dan Menghadapinya

Rabu 06-04-2022,15:06 WIB

KLITIH. Belakangan, kata ini akrab di telinga. Tidak seperti belasan atau puluhan tahun lalu, klitih kini identik dengan kengerian dan ketakutan. Puthut EA yang menjadi mahasiswa Jogja pada sekitar 1995 mengatakan bahwa saat dirinya masih menyandang predikat pemuda, klitih artinya jalan-jalan atau mengisi waktu. Konotasinya positif. Lebih positif lagi buat penjaga angkringan atau warung burjo karena biasanya aktivitas klitih dipungkasi dengan nongkrong di lapak mereka. Kini, jangankan penjaga angkringan atau warung burjo, semua orang juga ngeri kalau mendengar kata klitih. Yang terbayang adalah senjata tajam dan kebengisan pelakunya yang masih belia. Rata-rata usia para pelaku belum sampai 20 tahun. Berikut tipsnya menghindari klitih: 1. Jangan Keluar Larut Malam Apabila tidak ada kepentingan yang mendesak, lebih baik tidak keluar rumah jika sudah larut malam. Karena apabila di jam-jam larut maka kriminalitas meningkat. https://radarbanyumas.co.id/klitih-di-jogja-bukan-perekrutan-anggota-geng-lagi-ini-kata-heroe-poerwadi/ Dan jika diperlukan, maka hendaklah minta ditemani orang terdekat. Selalu kabari orang-orang terdekat jika akan berpergian di jam rawan. 2. Jangan Panik Jika merasa diikuti oleh segerombolan orang atau orang yang tidak dikenal, jangan menunjukkan raut wajah panik. Tetap atur nafas dan bersikap dengan tenang. Karena, apabila dalam kepanikan maka otak cenderung tidak bisa berpikir dengan jernih. Namun jika kita tenang, maka kita dapat berpikir langkah selanjutnya yang harus dilakukan. 3. Hubungi Teman/Saudara/Polisi Terdekat Dengan Telepon Darurat Jika kita sudah merasakan diikuti oleh seseorang atau sekelompok orang tidak dikenal, maka hendaklah kita menelepon kerabat terdekat untuk mengabari kondisi terbaru kita. Jika perlu maka kita dapat mengirim lokasi dimana kita berada. Namun kita juga bisa langsung menghubungi kantor polisi terdekat dengan nomor darurat kepolisian agar kita mendapatkan perlindungan. 4. Mencari Tempat Keramaian/Terang Carilah tempat-tempat yang ramai pemukiman warga terdekat. Jangan berlari ke tempat yang sepi dan gelap. Apabila sudah sampai pada pemukiman warga, dan kiranya sekelompok begal tersebut mulai mengancam atau berbuat kasar maka hendaklah berteriak minta tolong. 5. Berdoa Tentunya kita harus berdoa dimana saja, karena sehebat apapun kita dalam menghadapi klitih apabila tidak dengan kekuatan Yang Maha Esa, maka kita akan kalah juga. (ppt/ttg)

Tags :
Kategori :

Terkait