PURWOKERTO - Sebuah warung di Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal. Meski tak ada korban, namun peristiwa ini mengejutkan pemilik rumah Suciatin (48).
Suciatin mengatakan, peristiwa terjadi pada Rabu (26/1) dini hari lalu sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu dirinya memang belum tertidur, karena asik menonton drama korea. Tiba-tiba ia mendengar suara ledakan.
"Ada suara dor gitu, saya kira kucing atau apa," katanya, Jumat (28/1).
Merasa curiga, Suci dan suaminya pun mencoba mengecek ke luar rumah. Namun, dirinya sempat menahan pintu untuk memastikan tidak ada orang di luar rumah.
"Saya sempat nggak keluar dulu, takutnya masih ada orangnya. Pas saya buka ternyata ada pecahan botol dan api kecil di halaman rumah," kata dia.
Mendapat info tersebut, dirinya langsung menuju ke kelurahan memberitahukan kejadian tersebut ke pihak kelurahan. Namun, belum melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian. Hingga pada hari Jumat, aparat kepolisian mendapati adanya informasi tersebut.
Kapolresta Banyumas, Kasat Reskrim, Kompol Berry, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Memang ada pelemparan botol minuman berenergi ke salah satu rumah warga. Kita sudah ke TKP, tidak menemukan barang bukti, karena memang sudah dibersihkan oleh pemilik rumah," katanya.
https://radarbanyumas.co.id/nekat-oknum-pns-lempar-bom-molotov-saat-pelantikan-pejabat-di-pendopo-bupati-minta-uang-16-miliar-dikembalikan-ini-kronologinya/
Terkait hal tersebut, pihaknya masih meneliti botol yang digunakan untuk melempar ke rumah warga tersebut, dari mulai kandungannya. (ali)