Perusahaan biasanya memberikan sanksi kepada karyawan yang tidak mencapai target. Hukuman biasanya diberikan dalam bentuk potong gaji atau penundaan kenaikan jabatan. Untuk pegawai di perusahaan ini mungkin hukuman itu terbilang lunak. Alasannya, mereka selama ini mendapat hukuman ekstrem manakala tak bisa mencapai target. Yup, para pegawai di salon kecantikan ini diwajibkan menghukum diri sendiri dengan menampar wajahnya. Dikutip dari Siakap Keli, Sabtu 29 Desember 2018, pekerja-pekerja di salon kecantikan terpaksa menampar muka sendiri 100 kali. Hukuman diberikan karena mereka gagal mencapai target penjualan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Lagi-lagi, perilaku tak manusiawi ini dikabarkan terjadi di Tiongkok. Mereka yang gagal, harus menampar wajah di depan manajemen. Atau, ada denda berupa uang tunai.Ada juga pegawai yang dihukum dengan makan cabai dan bawang mentah serta minum cuka. Sementara yang lain mendapatkan sanksi lari paksa sejauh 100 kilometer. Hal ini diungkapkan oleh mantan karyawan Runfa Hair Salon, Pan. Dia mengatakan target penjualan produk kecantikan di salon sebesar 1.799 ringgit-2.399 ringgit (Rp6,3 juta-Rp8,41 juta) setiap hari. Kalau gagal, mereka harus berhadapan dengan beraneka ragam yang sudah disebutkan di atas. Hukuman ini juga harus dilakukan di depan karyawan-karyawan lainnya. “Kami perlu menampar wajah, mengikuti kehendak pimpinan. Kalau wajah tak cukup merah setelah ditampar, kami akan didenda 300 ringgit (Rp1,05 juta),” kata Pan.
Tak Capai Target, Karyawan Harus Tampar Muka Sendiri
Kamis 03-01-2019,11:36 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 02-10-2026,11:12 WIB
Catatan Azrul Ananda: Saya Tidak Lulus SMA (Seri 3)
Jumat 02-10-2026,13:31 WIB
Transaksi QRIS Banyumas Raya Tembus Rp12,91 Triliun, Pembayaran Digital Terus Berkembang
Jumat 02-10-2026,13:41 WIB
Empat Proyek Jalan Purbalingga Belum Rampung, Progres Rajawana-Panusupan Baru 31,793 Persen
Jumat 02-10-2026,10:05 WIB
Mahasiswa UMP Hadirkan Harapan di Tengah Kekeringan Banyumas
Jumat 02-10-2026,10:40 WIB
Ahmad Luthfi Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pengolahan Pangan Lokal Bernilai Jual Tinggi
Terkini
Jumat 02-10-2026,18:53 WIB
Tim PKM FMIPA Gelar Kegiatan Pendampingan Penulisan Buku Ajar Matematika Interaktif di SMA Negeri 1 Kejobong
Jumat 02-10-2026,18:47 WIB
Porprov Jateng XVII Bakal Diikuti 7.990 Atlet, Rebutkan 2.769 Medali
Jumat 02-10-2026,18:23 WIB
ASPIKMAS Banyumas Ubah Pola Pengembangan UMKM, 5.200 Pelaku Usaha Masuk Kelas Inkubasi Bisnis
Jumat 02-10-2026,17:11 WIB
Kucing Masuk Sumur Sedalam 8 Meter di Nusawungu Cilacap, Damkar Turun Tangan
Jumat 02-10-2026,17:07 WIB