Penemuan Batita Gegerkan Warga Ambal

Sabtu 18-08-2018,07:30 WIB

LIHAT BaYI : Warga yang penasaran mendatangi Puskesmas II Ambal untuk melihat batita yang ditemukan di teras rumah warga Desa Ambarwinangun, Kecamatan Ambal.IMAM/EKSPRES KEBUMEN-Seorang bocah yang diperkirakan berusia di bawah tiga tahun (Batita) berkelamin perempuan, ditemukan sendirian malam hari di teras rumah warga Desa Ambarwinangun, Kecamatan Ambal, Kamis (16/8) malam. Penemuan bocah berusia dua tahun yang diduga sengaja ditinggal begitu saja oleh orang tuanya itu, membuat heboh warga. Hingga kini, belum diketahui identitas bocah tersebut. Untuk sementara setelah ditemukan batita dirawat di Puskesmas II Kecamatan. Di Puskesman, batita ini mendapatkan perawatan medis dan lain sebagainya. Adanya kabar penemuan bocah dengan cepat beredar ke masyarakat. Jumat (17/8) banyak warga masyarakat yang penasaran dengan kabar tersebut mengunjungi Puskesmas II Ambal. Batita tersebut dalam kondisi sehat dan normal dan hanya sedikit menderita penyakit kulit akibat kurang kebersihan. “Sehat dan normal. Selain itu juga sangat respon dengan sekitar dan mudah belajar. Hanya saja, dia mengalami sedikit penyakit kulit akibat kurang menjaga kebersihan,” kata Bidan Nuryati, saat ditemui Ekspres di Puskesmas Ambal. Dia menjelaskan, beberapa informasi menyebutkan, batita itu sengaja ditinggalkan oleh ibu kandungnya di Desa Ambarwinangun. Bahkan dari informasi yang beredar, sebelumnya memang terlihat perempuan yang berjalan-jalan sambil mengendong bayi. Namun saat didekati, perempuan tersebut langsung lari. “Saat ditemukan, di sekitar bocah itu terdapat kain gendong, celana bayi 2 dan sebutir jeruk,” paparnya. Menurut Nuryatin, saat ini banyi membutuhkan bantuan berupa pakaian, celana dan lain sebagainya. Setelah ditemukan oleh warga selepas isya (sekitar pukul 20.00 WIB), batita malang itu kemudian dan sampai ke Puskesmas sekitar pukul 22.00 WIB. “Kalau gerakannya lincah san sehat, namun memang belum bisa bicara karena usianya diperkirakan baru 2 tahun,” katanya. Kapolsek Ambal, AKP Joko Maryanto melalui humasnya membenarkan adanya kejadian itu. Bocah kali pertama ditemukan oleh pemilik rumah Muktim (54) warga RT 1 RW 6 Desa Ambarwinangun, Kecamatan Ambal sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu Muktim mendengar suara tangis bayi tak kunjung berhenti. Penasaran Muktim akhirnya membuka korden rumahnya bagian depan. “Saat itulah, dia melihat ada seorang anak kecil sedang menangis tanpa ada orang tuanya di teras," katanya. Muktimlalu membawa bayi malang itu ke rumah Ketua RT setempat. Karena saat itu Ketua RT tak berada di tempat, Muktim melaporkannya kepada perangkat desa yang kemudian melapor kepada Mapolsek Ambal. Segera setelah mendapat laporan, polisi datang dan memutuskan membawa sang bayi ke Puskesmas II Ambal yang berada di Desa Sinungrejo. Adapun ciri-ciri bayi memiliki tinggi badan sekitar 60 cm, berkulit kulit sawo matang, mengenakan pakaian warna biru muda, celana kolor warna abu- abu,” ujarnya. (mam)

Tags :
Kategori :

Terkait