BINDA Jateng Siapkan 11.500 Dosis Vaksin

Kamis 11-11-2021,14:40 WIB

Petugas melakukan vaksin door to door BANJARNEGARA - Badan Intelijen Negara (BIN) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan melaksanakan vaksinasi di Kabupaten Banjarnegara menggelar vaksinasi massal untuk Pelajar, dan Masyarakat secara door to door, Kamis (11/11). Vaksinasi merupakan bentuk komitmen BIN untuk percepatan program vaksinasi dalam rangka untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity pada akhir 2021. Selain di Banjarnegara, vaksinasi juga dilakukan di Kabupaten Kendal dan Kabupaten Pekalongan. Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto, S.H, M.M mengatakan dalam vaksinasi kali ini, BINDA Jateng menyiapkan 11.500 dosis vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi di 3 Kabupaten di Jawa Tengah. Pemilihan di wilayah ini salah satunya didasarkan karena di antara wilayah tersebut tingkat capaian vaksinasinya masih cukup rendah. Berdasarkan hasil rapat terakhir di Provinsi Jateng untuk di Kabupaten Pekalongan sebesar 50,13 persen, Kabupaten Banjarnegara 40,54 persen, sementara untuk Kabupaten Kendal sudah cukup tinggi yaitu 71,8 persen. Perlu diketahui tingkat vaksinasi Provinsi Jateng saat ini mencapai 64,45 persen (Kemenkes, 10 November 2021 pukul 18.00 WIB). Harapannya hingga akhir 2021 Provinsi Jateng sudah tercapai di atas 70 persen. Dijelaskan, vaksinasi di Kabupaten Banjarnegara dilaksanakan di SMPN 2 Pejawaran, door to door di Desa Danakerta Kecamatan Punggelan, Desa Wanadadi Kecamatan Wanadadi dan Desa Wanadri Kecamatan Bawang. Vaksin yang dipergunakan dalam vaksinasi kali ini menggunakan jenis Sinovac kuota BINDA Jateng yang didistribusikan oleh Dinkes Provinsi Jateng yang kemudian didistribusikan ke kabupaten-kabupaten. Dalam pelaksanaan vaksinasi, penyelenggara tetap mengedepankan protokol kesehatan dimana setiap peserta diminta tetap mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Lebih lanjut dia mengatakan vaksinasi merupakan upaya BIN dalam rangka mendukung terselenggaranya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi pelajar. Sementara itu, konsep door to door adalah terobosan dari Kepala BIN Bapak Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si. dalam upaya memudahkan masyarakat mengakses vaksin, disamping itu sistem door to door juga terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat mengikuti vaksinasi. Vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk menghadapi pandemi covid-19, di samping tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. https://radarbanyumas.co.id/vaksinasi-7-daerah-ini-dibawah-50-persen-ganjar-saya-beri-waktu-seminggu/ Pembatasan aktivitas juga perlu dilakukan terlebih menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Kabinda menghimbau masyarakat untuk menahan diri, tidak melakukan aktivitas di luar rumah dan menimbulkan kerumunan. Hal ini karena pandemi belum berakhir dan potensi gelombang ke III juga masih mengintai dan pengalaman sebelumnya bahwa ledakan kasus covid-19 terjadi pasca perayaan Idul Fitri. (drn)

Tags :
Kategori :

Terkait