Banjarnegara Jadi Pilot Project Digidoc

Kamis 07-10-2021,17:15 WIB

DIGIDOG: Masyarakat menggunakan platform kesehatan Digidoc BANJARNEGARA - Kabupaten Banjarnegara terpilih menjadi pilot project penerapan Digidoc. Layanan ini muncul menyusul terjadinya pandemi Covid-19, dimana negara di seluruh dunia termasuk Indonesia telah menginstruksikan social distancing, dan menutup layanan non esensial untuk menekan angka penyebaran virus. Pelayanan kesehatan jarak jauh diprioritaskan untuk memudahkan interaksi dokter pasien tanpa melibatkan kontak fisik. Oleh karena itu, pergeseran dari konsultasi kesehatan tatap muka ke konsultasi online semakin tinggi, terutama di masa pandemi. https://radarbanyumas.co.id/cara-spnmh-jogjakarta-turunkan-kematian-isoman-satgas-sempat-alami-penolakan-hingga-diusir-target-selanjutnya-ibu-hamil-dan-difabel-pasien-covid-19/ COO Digidoc dr Alvin Henri mengatakan, Banjarnegara merupakan daerah pertama yang menjadi pilot project platform telemedisin Digidoc. "Alat ini baru pertama kali diperkenalkan di Indonesia, dan Banjarnegara merupakan daerah pertama yang dijadikan pilot project," kata dia, kemarin. Dia mengatakan, Digidoc berbeda dengan platform kesehatan lainnya. Digidoc juga sistem Remote Medicl Consultation (RMC) dalam satu sistem yang terintegrasi. “Jadi yang membedakan Digidoc dengan platform kesehatan lainnya, kami menggunakan peralatan untuk memeriksakan tanda-tanda vital yang akan dijadikan data untuk meningkatkan presisi diagnosis dokter,” ujarnya. Alat buatan Korea Selatan ini diletakkan di titik-titik strategis, sehingga memudahkan masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya. “Dengan begitu, masyarakat kami ajak untuk lebih memeriksakan kesehatannya, sehingga tujuan telemedisin berupa promotif, preventif, dan early diagnostic bisa tercapai,”tambahnya. Ketua IDI Kabupaten Banjarnegara dr Agus Ujianto menyambut baik Digidoc. "Kami merasa bangga menjadi yang pertama menerapkan sistem layanan kesehatan telemedisin Digidoc," paparnya. Menurut dia, zaman terus berkembang dan kita harus bisa mengikuti perkembangan ini. Dia yakin, Digidoc akan berkembang ke seluruh Indonesia. Digidoc juga akan membuat tenaga medis di rumah sakit atau klinik juga akan lebih terlindungi dari sebaran virus Covid-19. (drn)

Tags :
Kategori :

Terkait